Tiga Formasi CPNS di Mataram Masih Kosong

Baiq Nelly Kusumawati. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati, menerangkan dari 275 peserta seleksi CPNS 2019 Kota Mataram hanya 272 peserta yang lulus. Dengan demikian, tiga formasi dipastikan tidak terisi untuk tahun ini.

“Yang tidak lulus itu formasi anestesi 2 orang dan penyuluh pendidikan 1 orang. Itu sudah sesuai dengan integrasi nilai yang kita buat. Hampir sama dengan hasil Panselnas (Panitia Seleksi Nasional) yang diberikan ke kita,” ujar Nelly saat dihubungi, Jumat, 30 Oktober 2020. Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan mengajukan kembali formasi yang kosong untuk seleksi tahun 2021.

Iklan

Diterangkan, kosongnya formasi tersebut bukan lantaran tidak adanya pendaftar. Melainkan karena tidak ada peserta yang lulus seleksi kompetesi dasar (SKD). “Kalau yang lain sudah terisi semua, karena bisa saling mengisi. Kalau kosong di sekolah yang satu misalnya, itu bisa diisi oleh guru yang lulus passing grade di sekolah lain, karena mereka masih serumpun,” jelasnya.

Untuk 272 peserta yang lulus pihaknya akan segera menggelar proses pemberkasan 4- 15 November mendatang. Masing-masing peserta akan diberikan sosialisasi sebelum diminta melakukan pengiriman berkas melalui akun masing-masing.

“Besok kita undang mereka untuk ikut pengarahan di SMP 6 Mataram. Rencananya Senin kita undang, dan Selasa pengarahannya kemudian kita kasi waktu beberapa hari untuk pemberkasan,” ujar Nelly. Mengingat saat ini pandemi virus corona (Covid-19) masih berlangsung, pihaknya akan membagi peserta yang mengikuti sosialisasi ke dalam beberapa sesi. “Mungkin per sesi kita undang 50 orang peserta,” sambungnya.

Di sisi lain, pihaknya juga telah mengajukan kembali formasi CPNS menindaklanjuti surat Kemen PANRB Nomor B/584/M.SM.01.00/2020 tanggal 11 Juli 2020. Berdasarkan hasil analisis jabatan dan beban kerja di akhir, kebutuhan ASN Desember 2019 mencapai 5.170 orang.  Bezetting pegawai sejumlah 5.170 orang. Sementara, ASN yang memasuki usia pensiun pada tahun 2020 -2021 mencapai 400 orang. Sedangkan, jumlah formasi yang lowong pada perangkat kerja daerah di Lingkup Pemkot Mataram sejumlah 1.579 formasi.

Menurut Nelly kebutuhan pegawai memang tidak bisa dipenuhi sekaligus, terutama melihat ketersediaan anggaran. Oleh karena itu, usulan formasi CPNS tahun 2020 secara bertahap terutama menggantikan PNS yang mencapai batas usia. Formasi yang diusulkan kemungkinan akan disetujui sejumlah pegawai yang pensiun. Dari formasi yang diusulkan paling banyak dibutuhkan adalah tenaga pendidik 240 formasi, tenaga kesehatan 120 formasi dan tenaga teknis 40 formasi. (bay)