Tiga Anggota Polres Bima Diberhentikan Tidak Hormat

Wakapolres Bima, Kompol Edi Susanto, memimpin upacara pelepasan tiga personel yang terkena PTDH, di halaman depan Mapolres setempat, Senin, 18 Mei 2020.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Polres Bima menggelar upacara pelepasan tiga orang anggota yang di diberhentikan Tidak Dengan Hormat (PTDH). Proses PTDH itu dipimpin Wakapolres Bima, Kompol Edi Susanto, S.Sos, di halaman depan Mapolres setempat, Senin, 18 Mei 2020.

Tiga personel yang diberhentikan, yakni Bripka Erwin Subiantara, Brigadir Ida Bagus Satya, dan Bripda M. Rayyan itu, karena melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Iklan

“Ketiganya dijatuhi PTDH karena tidak pernah masuk kantor (In Absensia.red) selama 30 hari berturut-turut,” kata Wakapolres Bima, Edi Susanto.

Ia mengatakan PTDH  menjadi bukti bahwa program Reward dan Punisment pada organisasi Polri berjalan dengan baik. Yakni mmberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi.

“Serta memberikan hukuman kepada personel yang melanggar salahsatunya hukuman dalam bentuk PTDH dari Dinas Polri,” katanya.

Edi mengajak personel Polres Bima agar tetap melaksanakan tugas dengan baik sesuai prosedur dan Tupoksi. Menghindari pelanggaran hukum yang merugikan pribadi, keluarga dan Institusi. “Anggota Polri harus tetap Disiplin, menjaga Kode Etik maupun pelangaran pidana,” ajaknya.

Selain itu Ia mengajak anggota Polres setempat agar menamamkan dibenak bahwa menjadi anggota Polri tidak hanya sebagai Profesi, tapi juga menjadi jalan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Apabila kita melaksanakan tugas dengan baik maka akan menjadi ladang Amal Ibadah kita di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Sebagai Ankum, Edi mengaku akan tetap mengedepankan tahap-tahap pembinaan bagi personel yang melanggar agar menjadi lebih baik dan kembali melaksanakan tugas seperti biasa.

“Tapi jika sudah tidak mau berubah meski sudah dibina, kita akan tetap tindak tegas. Kami tidak ingin ada benalu dalam institusi Polri khusunya di Polres Bima,” tandasnya. (uki)