Tidak Puas Gadai Motor Pacarnya, Pelaku Gadai Motor Adik Pacarnya

Mataram (suarantb.com) – Tim Opsnal Satreskrim Polres Mataram berhasil mengamankan seorang tersangka penggelapan sepeda motor, Selasa, 6 Desember 2016.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.00 Wita. Tersangka diketahui berinisial DI (19) merupakan karyawan sebuah gerai waralaba ternama di Mataram. Tersangka menggelapkan satu unit motor pacarnya bernama Baiq Dewi, warga Kecamatan Sikur, Lombok Timur.
Menurut pengakuan tersangka, awalnya pelaku meminjam motor pacarnya.  Motor tersebut kemudian digadaikan ke daerah Jempong Lombok Barat.

Iklan

“Kemudian setelah beberapa lama ia gadiakan. Tersangka kembali lagi meminjam motor adik pacarnya dan digadaikan kembali di Gubuk Mamben Pagesangan,” ujar Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa ditemui di Polres Mataram, Kamis, 8 Desember 2016.
Sementara pengakuan tersangka pada awak media, membenarkan apa yang dilakukannya. Kendati demikian, ia mengatakan kekasihnya tidak keberatan dengan apa yang dilakukannya.

“Saya gadaikan dua motor. Satu milik pacar saya, satu lagi milik adiknya. Pacar saya enggak marah, malah dia kasihan lihat saya ditangkap polisi. Saya juga enggak diputusin sama pacar saya,” ungkapnya.

Made Arnawa mengungkapkan bahwa, tersangka menggadaikan dua unit motor milik pacarnya dan adik pacarnya. Setelah polisi menerima laporan korban di bulan November lalu, Polisi melakukan penyelidikan terhadap tersangka, dan diketahui tersangka berada di daerah Lombok Timur.

“Setelah anggota mendapatkan informasi keberadaan pelaku, dan kita kembangkan, anggota berhasil mengamankan di wilayah Lombok Timur,” bebernya.

Dari pengakuan tersangka uang hasil gadai sepeda motor tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Atas hasil pengembangan Polisi berhasil menyita satu unit motor Vario Techno 125 Warna putih dengan nomor Polisi DR 5305 LK dan satu unit motor Vario warna hitam dengan nomor Polisi DR 3927 CP.

  Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB Jadi Korban Penipuan Akun Facebook Abdul Hadi Palsu

“Kita amankan dua unit motor sebagai barang bukti,” tutup Arnawa.

Kini tersangka berada di ruang tahanan Polres Mataram untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Atas perbuatanya tersangka akan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here