Tidak Penuhi Standar, Material Proyek Kawasan Pantai Kuta Dibongkar

Praya (Suara NTB) – Seluruh material yang digunakan pada proyek penataan kawasan Pantai Kuta Pujut Lombok Tengah (Loteng), terutama paving blok kini tengah dibongkar ulang pihak rekanan proyek. Pembongkaran dilakukan atas permintaan langsung dari pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Lantaran material paving blok yang digunakan sebelumnya, dinilai tidak sesuai standar.

“Materialnya jelek gitu ya kita suruh bongkar,” tegas Deputi Project Director KEK Mandalika, H. Adi Sujono, kepada Suara NTB, Sabtu, 4 November 2017.

Iklan

Pihaknya dalam hal ini tidak akan menerima hasil pekerjaan dari rekanan, kalau hasil dan material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi yang telah disepakati dalam kontrak kerja. Terlebih KEK Mandalika merupakan kawasan wisata internasional. Sehingga seluruh material proyek yang digunakan harus sesuai standar. “Jadi tidak akan kompromi dalam hal ini. Kalau memang material yang tidak sesuai standar, kita minta ganti. Kalau tidak, hasil pekerjaannya tidak kami terima,” tegasnya.

Meski ada pembongkaran ulang, pihaknya optimis target penyelesaian pengerjaan proyek penataan kawasan Pantai Kuta bisa selesai tepat waktu, pada Bulan Desember mendatang. Hal ini sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak kerja yang sudah disepakati dengan pihak rekanan.

“Untuk penataan kawasan Pantai Kuta, target tetap Bulan Desember sudah tuntas. Bagaimanapun caranya. Meski ada pembongkaran ulang material yang digunakan,” imbuh Adi.

Pantauan Suara NTB, menunjukkan puluhan pekerja dikerahkan untuk melakukan pembongkaran material kawasan Pantai Kuta. Hampir semua paving blok yang sudah terpasang diganti dengan material yang baru yang lebih paten, mulai dari ujung barat hingga ujung timur. ‘’Kalau material yang kemarin itu, dari pengakuan rekanan didatangkan dari lokal. Sedangkan material yang baru ini, didatangkan langsung dari Surabaya,” tegasnya.

Sebelumnya, General Affair KEK Mandalika, I Gusti Lanang Bratasuta, menambahkan, secara keseluruhan infrastruktur pendukung KEK Mandalika ditargetkan tuntas pengerjaan pada pertengahan tahun 2018 mendatang. Karena sesuai target tahun 2018, KEK Mandalika sudah bisa operasi secara menyeluruh.

“Kalau kemarin kan peluncuran operasional KEK Mandalika. Nah, sekitar Bulan Mei mendatang kita targetkan seluruh infrastruktur pendukung di KEK Mandalika sudah selesai dikerjakan dan bisa operasi,” tegas Brata. (kir)