Tidak Jadi Pengangguran Baru, Disnakertrans Harap PMI yang Pulang Berwirausaha

H. Supardi (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Selama masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), sebanyak 1.800 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok Timur (Lotim) pulang kampung. Para PMI yang tidak lagi bekeja di negeri rantauan ini diharapkan tidak menjadi penambah jumlah pengangguran di Lotim.

“Kita harapkan tidak menjadi pengangguran baru,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, H. Supardi kepada Suara NTB, Jumat, 19 Maret 2021.

Iklan

Meski demikian pihaknya yakin seluruh PMI yang kembali ke desanya masing-masing ini membawa uang. Dari uang itu bisa dijadikan modal untuk berwirausaha.  “Mudahan untuk tahun depan kita pikirkan pemberdayaannya,” sebutnya.

Uang yang dibawa dari hasil kerjanya selama di luar negeri disarankan digunakan untuk membuka kegiatan usaha secara mandiri. Tidak sebaliknya habis untuk konsumsi. PMI diminta mengurangi sifat konsumtif. PMI yang sebagian besar bekerja di Negeri Jiran Malaysia ini memupuk kreativitas dan inovasi usaha, sehingga bisa produktif bersama keluarganya.

Menurutnya, berdasarkan pengalamannya menjadi PMI dinilai bisa diterapkan di desanya.  Dinilai tidak saja pekerja di kebun sawit, namun banyak jenis pekerjaan lain digeluti oleh PMI dan bisa dikerjakan saat berada di daerah asalnya masing-masing. “Ada yang bekerja di kebun buah, sayur dan lainnya,” sebutnya.

Pihaknya berharap, mantan TKI lebih kreatif selama pandemi. Jiran Malaysia saat ini belum ada penempatan sama sekali. Sebaliknya yang ada adalah pemulangan. Memang ada sejumlah negara yang mulai membuka diri bagi PMI. Di antaranya Uni Emirat Arab, Aljazair, Australia, Taiwan, Hongkong dan lainnya. Akan tetapi, minat warga Lotim bekerja di negeri-negeri yang hanya menerima skill tersebut sangat minim.

Sejauh ini hanya 48 warga yang sudah daftar khususnya ke Hong Kong dan Australia. Tapi belum ada yang berangkat karena sedang menyelesaikan job order. “Kalau ke negara-negara itu kan butuh sertifikat keterampilan dan keahlian,” imbuhnya.

PMI terbesar dari Lotim ini masih mengincar Malaysia. Hal ini karena negara Malaysia menerima pekerja non formal. Banyak menerima petani. Berbeda dengan Australia atau Hong Kong, job order PMI sudah jelas sesuai dengan kemampuan masing-masing. (rus)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional