Tidak Boleh Ada Warga Miskin Tak Terakomodir BPJS

H. Ahsanul Khalik (Suara NTB/nas)

WAKIL Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., meminta Dinas Sosial (Disos) intens berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dikes) agar tidak ada warga miskin di NTB yang tak tercover BPJS Kesehatan. Ia meminta agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ngelink dengan data masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS, baik yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota.

‘’Supaya bisa kita yakinkan berjalan apa yang kita inginkan di NTB, DTKS sama BPJS nge-link. Artinya, tidak ada orang di NTB ini, yang tidak mampu, tidak tercover BPJS,’’ tegas Wagub di Mataram, kemarin.

Iklan

Ia mengatakan, selama ini  banyak informasi yang mengatakan masyarakat tidak mampu,  tidak punya kartu BPJS. Untuk itu, update DTKS yang dilakukan setiap tiga bulan, diharapkan langsung menyesuaikan dengan masyarakat penerima PBI BPJS.

‘’Mudah-mudahan 2021 sudah sangat clear di NTB. Tidak boleh ada warga miskin yang tidak memiliki BPJS. Sehingga rumah sakit juga mudah menanganinya,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Disos NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., mengatakan untuk BPJS, pihaknya sudah selesai melakukan pemilahan data per kabupaten/kota sampai tingkat desa. Disos merencanakan membuat surat Gubernur ke Bupati/Walikota untuk segera dilakukan pemadanan data penerima PBI dengan DTKS di masing-masing kabupaten/kota.

Karena dengan PBI APBN sebanyak 2.641.170 jiwa, PBI APBD Provinsi 113.685 jiwa, dan PBI APBD kabupaten/kota sebanyak 312.866 jiwa. Sebenarnya, kata Khalik, secara angka, semua masyarakat miskin seharusnya sudah tertangani.

‘’Oleh karenanya, surat yang akan diberikan ke Bupati/Walikota, isinya adalah mengecek kembali data-data yang ada di PBI. Apakah sudah terakomodir di DTKS ataukah orang-orang itu sudah memegang kartu BPJS-nya. Karena fakta di lapangan ternyata masih banyak yang belum memegang kartu BPJS. Per desa sudah kita pilah by name by address,’’ tandas Khalik. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional