Tidak Ada Niat Lakukan Sengketa Pilkada

H. Najmul Akhyar (Suara NTB/dok)

Tanjung (Suara NTB) – Pilkada 9 Desember 2020 telah usai. Pleno KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU) menetapkan, perolehan suara terbanyak milik pasangan calon (paslon) H. Djohan Sjamsu SH – Danny Karter Febrianto Ridawan, ST. MT., sebesar 83.659 (56,13 persen). Sedangkan petahana, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., – Drs. H. Suardi, MH., memperoleh 65.378 (53,87 persen).

Terhadap hasil pilkada itu, Najmul Akhyar, tegas mengatakan tidak pernah berniat melayangkan gugatan demi berjalan lancarnya kepentingan pembangunan di masyarakat. Ia menerima hasil pilkada, sebagaimana perolehan suara yang sudah diraih oleh masing-masing paslon. “Demi kecintaan kita kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Utara, tidak pernah terbersit niat untuk melakukan sengketa hukum apapun, sebab kepentingan masyarakat Lombok Utara. Untuk itu, segera kita bersatu. Membangun Lombok Utara ini jauh lebih penting daripada kepentingan apapun,” tegas Najmul dalam pidatonya di depan DPRD – belum lama ini.

Pada kesempatan itu, ia sekaligus mengucapkan, selamat atas amanat masyarakat yang diberikan kepada H. Djohan Sjamsu – figur yang ia sebut sebagai orang tua. Juga calon wabup terpilih, Danny Karter FR yang ia sebut adik. Kedua figur inilah, yang nantinya akan melanjutkan amanah kepemimpinan mulai (Februari) tahun 2021. ‘’Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Lombok Utara, bahwa proses demokrasi telah kita selesaikan dengan baik. Maka siapapun yang terpilih, menjadi pimpinan kita. “Persoalannya bukan siapa yang menang, siapa yang kalah. Tetapi siapa yang namanya sudah dicatat oleh Allah Subhanahu Wa T’ala, mampu untuk memimpin Lombok Utara pada tahun 2021 ini,” sambungnya.

Sebagai bupati kedua, Najmul Akhyar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ketertiban, keamanan, keadilan dan kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here