Tidak Ada Listrik, Menara Telekomunikasi Belum Dimanfaatkan

Taliwang (Suara NTB) – Dua menara telekomunikasi yang sudah terbangun di area blank spot yakni Desa Jelenga, Kecamatan Jereweh, dan Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano sampai dengan saat ini masih belum bisa difungsikan secara maksimal. Hal tersebut terjadi karena masih minimnya pasokan listrik dari PLN ke lokasi menara tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika (Dikominfotik) Ir. H. Muslimin HMY, M. Si kepada Suara NTB, Selasa, 23 Mei 2017 mengatakan, sampai dengan saat ini keberadaan menara telekomunikasi di dua lokasi blank spot yang menjadi proritas daerah tersebut masih belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Iklan

Hal tersebut terjadi karena masih terkendala listrik untuk pengoperasian menara ini. Mengingat harus ada kontrak dengan PLN terlebih dahulu sebagai jaminan baru bisa daliri listrik. Kalau tanpa jaminan pihak PLN tidak bersedia melakukan pengaliran listrik ke lokasi.

“Inilah yang menjadi kendala dalam pengoperasian menara telekomunikasi ini sehingga belum juga bisa digunakan,” ujarnya.

Dia mengatakan, sebenarnya sebelum bulan puasa sudah harus dinikmati oleh masyarakat sesuai rencana. Tetapi karena ada kendala teknis tersebut terpaksa pengoperasiannya molor sampai keluarnya jaminan dari PLN. Namun demikian, pihaknya tetap optimis bahwa pengoperasian menara ini tuntas sebelum lebaran. Mengingat selama ini pihaknya terus berupaya maksimal supaya jaminan itu bisa keluar dari PLN.

“Menaranya sudah terpasang semua tinggal listriknya saja untuk di Desa Jelenga. Sementara di desa Mantar, Masih dalam perakitan dan penyelesaian masalah lahan,” imbuhnya. Termasuk melakukan perataan terhadap lokasi tempat menara tersebut akan dipasang. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here