Tidak Ada Data Ganda

PENYALURAN bantuan jaring pengaman sosial (JPS) bagi masyarakat terdampak Covid-19 dipastikan berjalan lancar. Terutama menghindari adanya keluhan dari masyarakat terkait bantuan yang kurang atau rusak, serta adanya data ganda penerima bantuan di masing-masing lingkungan.

Lurah Bintaro, Mustafa menerangkan untuk mencegah masalah tersebut pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi sejak sebelum bantuan disalurkan. “Karena itu kita pastikan yang data ganda tidak ada. Karena sudah diatur semua dalam pendataan oleh PSM (pekerja sosial masyarakat), Kepala Lingkungan dan kader-kader,” ujarnya, Senin, 13 September 2021.

Iklan

Kelurahan Bintaro sendiri menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Di mana sekitar 923 orang warga diberikan paket bantuan berisi produk-produk UMKM lokal seperti kerupuk kulit, jajanan dan abon ayam senilai Rp150 ribu. Selain itu, diberikan juga bantuan beras sebanyak lima kilogram kepada masing-masing penerima manfaat.

“Saat pendataan itu sekaligus kita revisi siapa saja (warga) yang sudah mendapatkan bantuan dan apa jenis bantuannya, kemudian siapa saja yang belum. Berdasarkan data itu ditentukan siapa yang berhak menerima JPS ini,” jelas Mustafa.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Pemkot Mataram melalui Dinas Sosial untuk memastikan tidak ada penerima ganda dalam penyaluran JPS. Mengingat bantuan tersebut dikhususkan bagi masyarakat terdampak Covid-19, terutama selama PPKM yang tidak terakomodir bantuan lainnya seperti PKH, BST, BPNT dan lain-lain.

Setelah penyaluran JPS selesai dilakukan sejak pekan lalu, sampai saat ini pihaknya belum mencatat adanya keluhan dari warga terkait bantuan yang diberikan. Baik tentang kualitas isi paket maupun jumlah yang diterima.

“Semua sudah menerima tanpa ada keluhan di masyarakat. Untuk pengembalian paket juga belum ada. Saat penyalurannya PSM, Kaling dan Kader sudah membuat berita acara dan Alhamdulillah terkendala semua saat penyaluran,” tandas Mustafa. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional