Tiba di Lombok, 14 Jemaah Tabligh dari Gowa Dinyatakan OTG

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy, saat menggelar pertemuan di lokasi Rusunawa Labuhan Lombok, Minggu, 29 Maret 2020. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Sebanyak 14 jemaah tabligh yang menghadiri pengajian akbar di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan tiba di Lombok Timur (Lotim), Senin, 30 Maret 2020 sekitar pukul 02:00 wita. Dari pemeriksaan medis yang dilakukan, 14 jemaah yang sudah tiba ini dari 103 jemaah tabligh dinyatakan sehat atau berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy.,MM, menyebutkan dari 103 jemaah yang menghadiri tabligh akbar di Kabupaten Gowa. Jumlah yang sudah tiba di Kabupaten Lotim sebanyak 14 jemaah melalui pelabuhan Kayangan, Lotim.

Iklan

Kedatangan belasan jemaah tablig ini mendapat pengawasan ketat dari tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Lotim. Dipastikan sebanyak 14 jemaah ini dalam kondisi sehat.

“Kondisinya untuk sementara ini rata-rata sehat atau orang tanpa gejala (OTG),” terang Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, dikonfirmasi usai menggelar rapat penanganan pencegahan Covid-19 bersama jajaran Forkopimda di halaman kantor bupati, Senin pagi.

Dikatakan bupati, belasan jemaah tabligh yang sudah tiba ini langsung dibawa ke Rusunawa Labuhan Lombok sebagai tempat karantina selama 14 hari kedepan. Pemerintah daerah akan memenuhi segala kebutuhan selama masa karantina serta dilakukan pemantauan kesehatannya sebelum diizinkan kembali ke rumahnya masing-masing.

Pada kesempatan ini, bupati meminta kepada petugas untuk menindak tegas apabila masyarakat yang dibawa ke Rusunawa membandel. “Petugas harus berikan sanksi tegas apbila ada yang membandel. Jangan ada tawar menawar lagi,” tegas bupati.

Sekda Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP, menyebutkan jika pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Syahbandar dan PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Kayangan terkait kedatangan jemaah tabligh dari Kabupaten Gowa. Nantinya akan dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan kepada seluruh jemaah tersebut yang sudah tiba di Pelabuhan Kayangan, Lotim untuk kemudian dikarantina di Rusunawa Labuhan Lombok.

“Untuk mengetahui kesehatan jemaah itu, kita menunggu konfirmasi dari tim medis,” terang Sekda. (yon)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional