TGB : NTB Hadapi Tiga Tantangan Besar

Mataram (Suara NTB) – Serangkaian peringatan HUT NTB ke – 59, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi meresmikan proyek pembangunan 2017 senilai Rp 1,486 triliun. Pada kesempatan tersebut, gubernur mengingatkan bahwa ke depan NTB memiliki tiga tantangan besar.

‘’Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya ingin menyampaikan terima kasih yang setulusnya atas kerja bersama kita di dalam membangun NTB yang kita cintai ini. Kita punya tantangan besar sekali,’’ ujar gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

Iklan

Tiga tantangan besar tersebut adalah pembangunan manusia yang masih tertinggal. Kemudian pembangunan infrastruktur yang mangkrak atau sulit beralih alias stagnan. Selanjutnya, pembangunan ekonomi yang masih belum maksimal produktivitasnya dan belum sustainable atau berkelanjutan.

“Tiga tantangan inilah yang coba terus kita tangani. Alhamdulilah, tahun ini ada tambahan hasil-hasil pembangunan di NTB. Yang saya yakin ditambah dengan pembangunan di kabupaten/kota Insya Allah akan menghadirkan kemanfaatan yang besar bagi masyarakat NTB,” ucapnya.

Terpisah,  Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.Sc, M.TP yang dikonfirmasi menyebutkan nilai proyek pembangunan 2017 yang diresmikan gubernur sebesar Rp 1,486 triliun. Terdiri dari 353 paket proyek yang ditender dan 6.599 paket proyek tidak melalui tender atau non lelang yang tersebar di seluruh OPD lingkup Pemprov NTB.

Namun, dalam peresmian tersebut secara simbolik diwakili tujuh proyek. Yakni peningkatan jalan dan jembatan provinsi, pembangunan Kantor BPKAD, pembangunan Kantor Dinas Koperasi UMKM, Pembangunan Samsat Drive Thru dan Pembangunan Destinasi Kota Tua Ampenan.

‘’Secara prinsip sudah jadi semua, fisiknya sudah di atas 90 persen. Insya Allah selesai semua pada akhir tahun ini,” kata Ridwan.

Selain peresmian proyek-proyek pembangunan, lanjut Ridwan, juga ada beberapa penyerahan penghargaan yang sangat penting. Seperti penyerahan sertifikat Geopark Nasional Tambora kepada Bupati Dompu dan Bima. Kemudian  penyerahan Hak Kekayaan Intelektual dari Dirjen HAKI Kementerian Hukum dan HAM untuk beberapa produk.

Selain itu, pemberian apresiasi kepada Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) atas prestasinya mewujudkan daerah yang bebas buang air sembarangan dengan penyediaan jamban keluarga. Pemda KSB mengucurkan anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk mewujudkan hal tersebut. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here