Tewas Tertembak, Jenazah Tiga Warga Sumbawa Dimakamkan di Malaysia

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Jenazah tiga warga asal Indonesia yang tertembak di Malaysia akhirnya teridentifikasi sebagai warga Kabupaten Sumbawa. Mereka merupakan warga asal Kecamatan Buir. Masing-masing  Burhanuddin Warga Tarusa, Abdul Dayat warga Jurumapin dan Firmansyah warga Kalabeso. Atas persetujuan dari pihak keluarga, mereka direncanakan dimakamkan di Negeri Jiran.

Kepala Disnakertrans Sumbawa melalui Kabid Penta Kerja, Zainal Arifin, S.Pt., M.Si kepada wartawan, menyebutkan, ketiganya dimakamkan di Serambi, Negeri Sembilan, Malaysia, Jumat, 28 Oktober 2016.

Iklan

“Yang bertanggungjawab terkait pemakaman adalah KBRI dan KJRI yang ada di Johor. Mereka sudah mengontak biro khusus muslim untuk pemakaman. Dan dia nanti akan mengirim ke kita foto-foto pemakaman dan alamat pemakaman. Siapa tahu nanti keluarga ada kesempatan ke Negeri Sembilan untuk menziarahi kubur,” ujarnya.

Dijelaskannya, selama ini jenazah ketiga warga Sumbawa tersebut berada di Rumah Sakit Tuan Jafar, Serambi, Negeri Sembilan. Lamanya pemakaman yang dilakukan lantaran alotnya proses identifikasi terhadap ketiga jenazah. Mengingat sebelumnya adanya informasi pihak dari Lombok dan Madura yang mengklaim merupakan warga mereka. Kemenlupun memberikan solusi untuk mendatangkan pihak keluarga. Sehingga pihaknya bersama perwakilan keluarga langsung terbang menuju negara setempat pada Minggu, 22 Oktober 2016 lalu.

Meskipun sudah ada pengakuan dari pihak keluarga, nampaknya prosesnya tak kunjung selesai. Pihak kepolisian Malaysia meminta untuk melakukan tes darah. Namun tes darah tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang dan proses birokrasi yang berbelit-belit. Akhirnya atase dari Kepolisian Indonesia yang ditempatkan di Johor mencoba meyakinkan. Selain itu perwakilan pihak keluarga juga langsung menyebut nama sesuai fisik jenazah.

“Alhamdulillah hari Rabu itu, langsung dilakukan sidang pelepasan bahwa jenazah sudah tidak ada masalah dan benar warga Sumbawa. Kami pun balik ke sini,” ujarnya.

Disampaikannya, ketiga jenazah tidak dipulangkan dan dimakamkan di Sumbawa lantaran membutuhkan proses yang panjang. Di sisi lain jenazah juga perlu secepatnya dimakamkan. Pihak keluargapun memahami hal tersebut. Sehingga ketiga jenazah diputuskan dimakamkan di negara setempat.

Disinggung terkait penyebab kematian dari ketiga warga, disebutkannya karena tertembak lantaran melakukan tindak pidana. “Kayaknya terjadi baku tembak saat pengejaran. Karena ada bukti pistol mereka. Informasi dari teman-teman KJRI, kalau misalnya tindak pidana tanpa menggunakan senjata api, tidak bisa sampai harus melakukan tembakan. Karena mereka memegang senjata api. Maka hukum di Malaysia seperti itu,” tukasnya. (ind)