Tetapkan Tanggap Darurat

Zainal Abidin (Suara NTB/dok)

PEMPROV melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat sebanyak 111.036 warga terdampak bencana hidrometeorologi di daerah ini, sejak 1 Januari hingga 10 April 2021. Bencana hidrometeorologi yang menerjang NTB terdiri dari banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang atau rob, yang merusak 5.627 rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ir. Zainal Abidin, M.Si., Sabtu (10/4), menyebutkan ada 80 kejadian bencana alam sejak Januari hingga 10 April 2021. Dengan rincian, 50 kejadian bencana banjir atau banjir bandang, 14 kejadian bencana tanah longsor, 7 kejadian bencana angin puting beliung dan 2 kejadian gelombang pasang.

Iklan

Sementara itu, dampaknya kata Zainal, 111.036 jiwa terdampak, 3 warga luka-luka, dan empat orang meninggal. Bencana alam tersebut juga merusak 5.627 rumah warga di NTB, dengan rincian rusak berat 512 unit, rusak sedang 2.205 unit dan rusak ringan 2.909 unit.

Selain itu, ada 13 jembatan yang rusak, 8 ruas jalan, 11 tanggul, 74 fasilitas pendidikan, 30 fasilitas kesehatan dan 30 fasilitas peribadatan atau tempat ibadah. Tercatat, sebanyak empat daerah yang menetapkan status tanggap darurat bencana di NTB, yaitu Bima, Sumbawa, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Sementara itu, BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, mengingatkan bahwa di periode peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau, masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Serta dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang serta gelombang tinggi.

Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Restu Patria Megantara dan Made Budi Setyawan mengatakan curah hujan di NTB pada dasarian I April 2021 secara umum berada pada kategori rendah (0 – 50 mm per dasarian) hingga menengah (51 – 150 mm per dasarian). Hanya sebagian wilayah berada pada kategori tinggi (151 – 300 mm per dasarian).

Dijelaskan, sebaran curah hujan kategori rendah secara umum tersebar hampir di seluruh wilayah Provinsi NTB dengan curah hujan kategori menengah tersebar di sebagian kecil wilayah Pulau Lombok bagian barat, sebagian kecil wilayah Lombok Timur, sebagian kecil wilayah Lombok Tengah, Sebagian besar Sumbawa Barat, serta Bima bagian utara dan barat.

Sementara itu curah hujan kategori tinggi tersebar di sebagian wilayah Sumbawa Barat dan Bima.  Curah Hujan tertinggi terjadi di wilayah Pajo di Kabupaten Dompu, dengan jumlah curah hujan mencapai 342 mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian I April 2021 di wilayah NTB secara umum Normal  Atas Normal (AN).

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) umumnya dalam dalam kategori sangat pendek (1 – 5 hari) bahkan dibeberapa wilayah masih terjadi hujan hingga tanggal updating. HTH terpanjang terpantau di Pos Hujan Perigi di Kabupaten Lombok Timur sepanjang 8 hari.

Indeks ENSO saat ini berada dalam kriteria La Nina Lemah dan diprediksi tetap terjadi setidaknya hingga bulan Mei 2021. Indeks Dipole Mode saat ini berada pada kategori Netral dan diprediksi akan tetap Netral hingga September 2021.

Saat ini, angin baratan secara umum masih mendominasi wilayah Indonesia dan cendrung lebih kuat dibandingkan normalnya di sekitar wilayah Lampung,  Jawa Bagian Barat, Kalimantan Bagian Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Maluku.

Pergerakan MJO saat ini terpantau aktif di sebelah Timur Benua Maritim atau Pasifik Bagian Barat. Anomali OLR menunjukkan kondisi cukup basah pada awal April dan diprediksi wilayah Indonesia akan mengalami daerah subsiden pada pertengahan April 2021. Oleh karena itu, potensi penurunan curah hujan pada pertengahan April 2021 cukup besar.

Restu mengatakan, pada dasarian II April 2021, diprakirakan terdapat peluang curah hujan >20 mm/dasarian sebesar 60 – 100% yang merata hampir di seluruh wilayah NTB, terkecuali daerah Bima bagian timur. Sedangkan peluang curah hujan  >50 mm/dasarian sebesar 10 – 40% yang merata hampir di seluruh wilayah NTB, terkecuali Sumbawa Bagian Timur dan Bima Bagian Timur. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional