Tetap Produktif dengan Mengedepankan Protokol Kesehatan

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyempatkan diri memasangkan masker pada seorang bocah saat mengunjungi Galeri Showroom Kain Tenun Tradisional Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu, 10 Oktober. (Suara NTB/humassetdantb)

Pandemi Covid-19 telah menghambat seluruh aspek kehidupan,  termasuk sektor perekonomian. Berbulan-bulan didera wabah Corona, membuat semua bidang usaha mengalami penurunan produktivitas yang otomatis berdampak pula pada pendapatan.

Begitu juga yang dirasakan para perajin di NTB. Banyak dari perajin terpaksa harus mengurangi bahkan tidak berproduksi akibat pandemi  Covid-19.

Iklan

Namun perlahan namun pasti, perajin mulai berkarya guna memulihkan kembali perekonomian yang sudah lama terhenti. Perajin mulai bangkit dan melakukan pekerjaan yang mereka cintai tentunya dengan mengutamakan protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

Hal inilah yang diharapkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat mengunjungi Galeri Showroom Kain Tenun Tradisional Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Menurut Niken, hidup aman dan produktif menjadi pilihan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. Dengan demikian, masyarakat akhirnya tetap mampu menjalankan aktivitas dan tetap menjaga diri agar terhindar dari virus Corona.

‘’Inilah yang menjadi tugas kami di Dekranasda, yakni memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh perajin di NTB, terlebih di masa pandemi ini,’’ ujar Niken.

Cara mencegah Covid-19 menurut Niken tidaklah sulit, asalkan disiplin diterapkan. Imbauan seperti menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan sudah sangat ampuh untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh.

‘’Prinsip kita sekarang, bagaimana agar kita aman dan juga tetap produktif. Caranya adalah tentu dengan mematuhi protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Selain itu, Niken meminta pengrajin agar terus belajar dan menggali potensi yang dimiliki. Waktu luang yang banyak didapat saat pandemi berlangsung kemudian diharapkan menjadi momentum untuk terus mengasah diri.

‘’Tidak hanya belajar menenun, tapi kita bisa belajar membuat produk itu menjadi sesuatu yang bisa langsung digunakan, jadi tentu akan ada nilai tambahnya,’’ ujar Niken.

Terakhir, Ia mengajak para perajin dan juga pengusaha pada umumnya untuk berani memanfaatkan teknologi di dalam memasarkan karyanya. Terlebih di situasi saat ini, digitalisasi menjadi sebuah keharusan agar usaha-usaha masyarakat dapat tetap bertahan dan terus berjalan.

Niken kemudian memperkenalkan aplikasi marketplace milik Pemda yaitu NTB Mall yang merupakan terobosan dari Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Melalui aplikasi ini, penjual dan konsumen tentunya dapat bertransaksi tanpa harus bertatap muka, sehingga akan mengurangi risiko terpapar Covid-19.

“Satu-satunya cara menjual produk kita saat ini adalah dengan menjualnya secara online, nanti karya bapak ibu bisa dijual melalui NTB Mall tersebut,” ajaknya.

Tak lupa juga, ia kembali mengajak masyarakat NTB agar bangga dan cinta akan produk lokal. Ia menilai produk lokal yang tak kalah bagusnya dengan produk luar. Produk Lokal akan dapat bersaing apabila mulai dihargai dan dicintai oleh masyarakat di daerah itu sendiri.

Sebelumnya, Wakil Ketua II Dekranasda Kabupaten Lombok Timur, Hj. Nurhidayati Taufik melaporkan saat ini ada ratusan perajin di Kabupaten Lombok Timur. Tidak dipungkiri, Covid-19 telah membuat mata pencaharian yang satu ini begitu banyak mendapatkan kesulitan.

“Untuk itu perlu upaya yang lebih dalam memulihkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Oleh sebab itu, Ia berpesan kepada masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu. “Kami imbau kepada masyarakat, khususnya di Pringgasela didalam beraktifitas agar tetap mengutamakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini,  Niken yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Sekdis Perdagangan Provinsi NTB serta pengurus Dekranasda NTB dan juga Lombok Timur meninjau langsung para perajin di Pringgasela. Selepas itu, ia beserta rombongan melanjutkan perjalanannya menyusuri desa dalam rangka membagikan masker kepada warga setempat. (r)