Tetap Jalan, Renegosiasi Pembayaran Proyek Siasati Pemangkasan Anggaran

Sadimin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan proyek-proyek fisik APBD NTB 2020 dipastikan tetap jalan. Meskipun dilakukan pengalihan anggaran belanja barang jasa dan belanja modal sekitar Rp900 miliar untuk penanganan Corona.

Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (BAPP) Setda NTB, H. Sadimin, ST, MT memastikan pelelangan proyek APBD 2020 tetap jalan. “Pelelangan kegiatan kecuali DAK Fisik  tetap jalan,” kata Sadimin dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 22 April 2020.

Iklan

Dalam APBD murni 2020, jumlah belanja sebesar Rp5,7 triiun. Terdiri dari Rp3,1 triliun belanja tidak langsung dan belanja langsung sebesar Rp2,5 triliun. Dalam komponen belanja langsung, sebesar Rp1,4 triliun belanja barang dan jasa dan belanja modal Rp900 miliar.

Jumlah proyek yang dilelang atau tender lewat Unit Layanan Pengadaan (ULP) NTB sebanyak 236 paket dengan pagu Rp456,8 miliar. Sedangkan proyek non lelang sebanyak 2.151 paket dengan pagu Rp220,9 miliar.

Meskipun anggaran belanja barang jasa dan belanja modal dipangkas. Namun, proyek tetap dilelang atau dilaksanakan tahun ini. Nantinya, pembayaran proyek akan dilakukan renegosiasi oleh OPD dengan penyedia jasa atau kontraktor.

“Nanti ada catatan, surat pernyataan, proyek dibayar seadanya (sesuai anggaran 2020), namanya di era Covid-19. Bisa dibayar separuh atau dibayar tahun depan. Pelaksanaan semua (proyek) tetap jalan,” katanya.

Ia menjelaskan OPD akan melakukan renegosiasi pembayaran pekerjaan berdasarkan  kesepakatan dengan penyedia jasa. Pembayaran akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Di tengah kondisi pandemi Corona saat ini, pelaksanaan proyek harus tetap jalan. Terutama pakerjaan konstruksi yang sifatnya padat karya. Meskipun ada beberapa anggaran infrastruktur yang dipangkas, tetapi akan direalokasi untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya padat karya.

“Anggaran dialihkan untuk Covid. Peruntukannya macam-macam, ada untuk ekonomi, kesehatan dan jaring pengaman sosial. Kegiatan Pokir itu sifatnya padat karya. Jumlah tenaganya banyak. Dialihkan ke situ,” terangnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional