Tetap Beroperasi Siang Hari, Begini Dalih KFC Pancor

Selong (Suara NTB) – Hingga hari ketiga bulan Ramadan 1438 H, masih terdapat restoran atau rumah makan yang beroperasi di Lombok Timur (Lotim). Salah satunya KFC Cabang Pancor. Tentunya, beroperasi pengusaha jasa penyedia makanan itu melanggar aturan yang ada sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Nomor: 300/293/PolPP/2017.

Manajer KFC Pancor, Ronie Ikrar Dinata menegaskan, alasan tetap beroperasinya itu pertama karena belum mendapat surat edaran bupati terkait larangan untuk beroperasi dan menyediakan makanan siap saji pada saat jam puasa.

Iklan

Selain itu, katanya, beroperasi KFC juga sudah menjadi aturan dalam manajemen mengharuskannya buka. Adapun, dalam pintu masuk KFC Pancor secara jelas terpasang jika memang buka dari pukul 09:00 hingga pukul 22:00 Wita.

Meskin demikian, kata Ronie, pihaknya memasang tirai di semua jendela supaya menutupi pandangan masyarakat umum. Langkah itu sebagai upaya dalam menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Selain kita belum mendapatkan surat edaran, kita beroperasi, karena itu sesuai dengan aturan manajemen,” ungkapnya.

Sementara, Kasat Pol PP Lotim, Zainal Abidin, mengklaim pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap aktifitas masyarakat maupun badan usaha, seperti warung makan, restoran dan sejenisnya selama bulan Ramadan. Pasalnya, pengawasan dilakukan untuk mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum).

Larangan beropesi pengusaha penyedia makanan siap saji pada saat jam puasa itu sudah tertuang dalam surat edaran bupati Nomor: 300/293/POLPP/2017, yang bertujuan untuk mewujudkan Trantibum masyarakat khususnya dalam melaksanakan ibadah puasa pada bulan Suci Ramadan 1438 H.

SE tersebut, sambungnya, sudah disampaikan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, dengan harapan semua pihak turun serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum selama menjalankan ibadah puasa. (yon)