Tes SKD CPNS, Pelamar akan Diwajibkan Tunjukkan Hasil Swab Antigen atau Kartu Vaksin

0
Syamsul Buhari (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB masih menunggu informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait dengan jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021. Meskipun sebelumnya BKN telah merencanakan pelaksanaan tes SKD pada 25 Agustus – 4 Oktober 2021.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Buhari, P.Si., M.Kes., mengatakan, jadwal tersebut masih belum final. Pemprov masih menunggu informasi lebih lanjut dari BKN.

Iklan

‘’Tunggu suratnya. Tanggal 25 Agustus sampai 4 Oktober masih rencana. Nanti jadwal disusun oleh BKN,’’ terang Syamsul dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 18 Agustus 2021.

Terkait dengan kewajiban menunjukkan hasil tes swab antigen atau kartu vaksin, nantinya juga akan diumumkan. Syamsul mengatakan, menunjukkan hasil tes swab antigen atau kartu vaksin akan diwajibkan bagi peserta yang akan ikut SKD. ‘’Wajib, sudah protokolnya, nanti diumumkan,’’ katanya.

Bagi peserta yang berasal dari NTB, akan diwajibkan menunjukkan kartu vaksin atau hasil swab antigen. Begitu juga bagi peserta luar daerah, akan diwajibkan menunjukkan hasil swab antigen dan kartu vaksin atau salah satunya.

Jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB yang dinyatakan lulus seleksi administrasi bertambah menjadi 7.843 orang. Sebanyak 80 pelamar yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), sanggahan mereka diterima oleh Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS 2021.

Tim Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS telah memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar dari tanggal 4 – 12 Agustus 2021. Disebutkan, ada 617 pelamar yang mengajukan sanggahan dari 1.201 orang yang dinyatakan TMS.

Sehingga, jumlah keseluruhan pelamar CPNS Pemprov NTB yang lulus seleksi administrasi menjadi 7.843 orang. Sebelumnya, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 7.763 orang.

Dengan adanya tambahan 80 pelamar yang MS, maka jumlah pelamar yang berhak ikut seleksi tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 7.843 orang.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pelamar yang sebelumnya TMS menjadi MS, setelah mengajukan sanggahan. Antara lain, pada pas foto apabila menggunakan seragam profesi, jilbab syar’I  dapat menjadi MS. Kemudian, pada dokumen-dokumen unggahan apabila menemukan ljazah/ Transkrip/KTP/ Lamaran/ Pernyataan yang asli namun tidak berwarna dapat menjadi MS.

Selain itu, khusus dokumen Surat Tanda Registrasi (STR) yang exipired dapat menjadi MS jika pelamar pada saat sanggah mengunggah ulang minimal bukti perpanjangan STR valid. Hal tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian PAN-RB B/1121/S.SM.01.00/2021, yang merujuk pada SE Kemenkes No.HK.02.02/MENKES/4394/2020 tentang Registrasi dan Periziznan Tenaga Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19.

Jumlah formasi CPNS yang dibuka Pemprov NTB sebanyak 422 formasi. Dengan rincian, 271 formasi tenaga kesehatan dan 151 formasi tenaga teknis. (nas)