Tes SKB Tuntas, Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Lobar Direncanakan 18 dan 19 Desember

Kabid Pengadaan, Mutasi dan Data Informasi BKD dan PSDM Lobar, L. Muhamamd Fauzi bersama Kepala UPT BKN Mataram dan unsur terkait saat serah terima hasil SKB CPNS 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi pelamar CPNS di Kabupaten Lombok Barat berakhir 19 November lalu. Dimana pelaksanaan tes SKB dilakukan mulai tanggal 17-19 November. Dari 264 orang peserta yang ikut tes SKB, sebanyak dua orang dinyatakan gugur karena mengundurkan diri dan terlambat.

Untuk jumlah peserta yang dinyatakan lulus, Pemda Lobar menunggu keputusan dari Panselnas. Karena peserta lulus CPNS menjadi kewenangan Panselnas. Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Data Informasi Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD dan PSDM) Lobar, L. Muhamamd Fauzi, S.AP., MH., mengatakan dari 124 formasi, peserta yang ikut SKB sebanyak 264 orang.

Iklan

“Dari 264 peserta itu, dua orang tidak hadir karena mengundurkan diri dan terlambat datang. Sehingga yang hadir 262 orang,”kata Fauzi dikonfirmasi, Minggu, 21 November 2021. Peserta tidak hadir ini dinyatakan gugur. Namun demikian ketidakhadiran dua peserta ini tak berdampak terhadap keterisian formasi nantinya. Tergantung nanti keputusan kelulusan dari Panselnas.

Saat ini, BKD Lobar tinggal mengunggu hasil keputusan Panselnas mengenai jumlah peserta yang lulus menjadi CPNS. Karena sesuai Permenpan RB, bahwa yang menentukan kelulusan itu adalah Panselnas. “Jadi kita tunggu dari sana,”ujarnya.
Pengumuman kelulusan pelamar direncanakan sekitar tanggal 18 dan 19 Desember 2021. Mengacu Peraturan Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan PNS tahun 2021. Nilai hasil seleksi peserta CPNS ditentukan dengan persentase 40 persen dari SKD dan 60 persen dari SKB.

Pengolahan hasil nilai SKD dan SKB dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Jika ada pelamar yang memiliki nilai yang sama, maka penentuan kelulusan mempertimbangkan nilai kumulatif SKD tertinggi nilai tes karakteristik pribadi, atau tes intelegensia umum dan tes wawasan kebangsaan secara berturut.
Jika semua nilai penentu di atas masih sama, maka kelulusan ditentukan oleh nilai indeks prestasi bagi lulusan diploma/sarjana/magister, nilai ijazah bagi lulusan SMA dan sederajat, atau usia.

Sementara itu, Kepala BKD dan PSDM Lobar Syahrudin mengatakan, peserta yang tidak hadir pastinya dinyatakan gugur. Terkait jumlah peserta yang lulus CPNS, tinggal menunggu keputusan pusat. Karena pihak BKD hanya melaksanan tes, merekap hasilnya kemudian dikirim ke Panselnas.
“Kita menunggu keputusan pusat hasilnya. Berapa jumlah peserta lulus, itu ditentukan oleh pusat,” jelas Syahrudin. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional