Tes di Luar Daerah, Dua Pelamar CPNS Pemprov NTB Bermasalah

Ilustrasi seleksi CPNS (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah pelamar CPNS Pemprov NTB yang mengambil lokasi tes di luar daerah bermasalah. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB mendapatkan laporan, dua pelamar yang mengambil lokasi tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Surabaya dan Jayapura menghadapi permasalahan.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Buhari, P.Si., M. Kes., menjelaskan satu pelamar yang mengambil lokasi di Surabaya, karena memiliki sertifikat pendidik (serdik) sehingga tidak datang ikut SKB. Pasalnya, dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) No. 23 Tahun 2019 disebutkan bahwa peserta yang memiliki sertifikat pendidik, boleh tidak ikut SKB. Karena sertifikat pendidik tersebut akan menjadi nilai SKB.

Iklan

‘’Di peraturan kementerian itu, Serdik bisa mengganti SKB. Makanya dia tidak datang tes SKB. Terus kita tanya BKN. BKN mengatakan sedang dipertimbangkan. Jadi simpang siur. Makanya ndak sama antara regulasi dengan pelaksanaan di lapangan,’’ kata Syamsul dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 20 Oktober 2020.

Selain itu, satu pelamar yang mengambil lokasi tes di Jayapura tidak bisa ikut SKB. Lantaran, namanya tidak ada sebagai peserta SKB di sana. ‘’Dia hadir, tapi namanya tak tercantum secara jelas,’’ katanya.

Terhadap permasalahan ini, Syamsul mengatakan pihaknya akan menanyakan dan memperjelas persoalan ini ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam konsolidasi integrasi nilai hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan SKB, hal inilah yang akan ditanyakan ke BKN.

Jumlah peserta SKB CPNS 2019 di NTB sebanyak 6.983 orang. Di mana, 6.632 peserta melaksanakan tes di NTB dan sisanya 351 peserta melaksanakan SKB di luar daerah.  Peserta SKB CPNS Pemprov NTB sebanyak 942 orang, sebanyak 818 orang tes di dalam daerah dan 124 orang tes di luar daerah. Kemudian Kota Mataram sebanyak 619 orang. Sebanyak 599 orang tes di dalam daerah, 20 orang di luar daerah.

Selanjutnya, Lombok Barat sebanyak 407 peserta SKB. Sebanyak 389 orang tes di dalam daerah, sisanya 18 orang tes di luar daerah. Lombok Tengah sebanyak 1.145 peserta SKB, sebanyak 1.095 orang tes di dalam daerah dan 50 orang di luar daerah.

Sedangkan Lombok Timur, jumlah peserta SKB sebanyak 1.192 orang. Dimana, 1.158 orang tes di dalam daerah dan 34 orang di luar daerah. Lombok Utara sebanyak 479 peserta SKB. Sebanyak 457 orang tes di dalam daerah dan 22 orang di luar daerah.

Sumbawa Barat sebanyak 249 peserta SKB, sebanyak 237 orang tes di dalam daerah dan 12 orang di luar daerah. Sumbawa sebanyak 613 peserta SKB, sebanyak 596 orang tes di dalam daerah dan 17 orang di luar NTB. Kemudian Dompu sebanyak 498 peserta SKB, sebanyak 482 orang tes di dalam daerah dan 16 orang di luar daerah.

Bima sebanyak 438 peserta SKB, sebanyak 420 orang tes di dalam daerah dan 18 orang di luar daerah. Terakhir, Kota Bima sebanyak 401 peserta SKB. Dimana, 381 orang tes di dalam daerah dan 20 orang di luar daerah. (nas)