Tes CPNS di Lotim Diwarnai Listrik Padam

TES CPNS - Peserta tes SKD CPNS di Lotim saat menunggu listrik menyala setelah ada gangguan. Mereka kecewa, karena tidak ada penambahan waktu pengerjaan soal saat listrik padam. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Hari pertama pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lotim, Kamis,  1 November 2018 mengalami gangguan. Pasalnya, sesi pertama yang diikuti 100 peserta diwarnai pemadaman listrik sebanyak dua kali. Sementara durasi waktu tetap tetap berjalan. Atas kondisi yang demikian, peserta tes sangat menyayangkan hal tersebut, karena menyangkut masa depan mereka.

Seperti disampaikan, Iskandar, peserta tes SKD asal Kecamatan Pringgasela ini mengaku waktu tetap berjalan meski terjadi listrik padam selama sekitar 30 menit selama dua kali. Pada saat listrik padam, katanya, ia baru tuntas mengerjakan sebanyak 25 soal. Begitu juga saat listrik padam kedua kalinya, dirinya baru mengerjakan sebanyak 40 soal dari 100 soal yang tersedia. “Listrik mati tapi waktu tetap berjalan. Sehingga ada beberapa soal yang belum saya jawab,” akunya.

Iklan

Akibat pemadaman listrik yang terjadi, membuat dirinya bersama peserta tes lainnya sempat terkejut dan kelimpungan. Mengingat durasi waktu yang diberikan untuk menjawab setiap soal yang muncul pada layar komputer di hadapan mereka terbatas waktu. Apabila waktu sudah habis, maka secara otomatis layar komputer akan kembali ke menu awal meskipun ada beberapa soal yang belum dijawab.

Hal senada disampaikan, Herliana, peserta tes untuk sesi kedua ini juga sangat menyayangkan gangguan teknis yang terjadi. Adanya gangguan ini, ungkapnya, tentunya akan berdampak terhadap tersendatnya waktu tes bagi sesi-sesi berikutnya. Termasuk sesi kedua dari seharusnya dilaksanakan pukul 10:00 wita, hingga pukul 11:40 wita untuk sesi pertama belum juga selesai.

  “Kita sangat menyayangkan kejadian ini. Seharusnya persiapan dimatangkan jauh-jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadi kendala teknis seperti ini,” keluhnya.

Pantaun Suara NTB, akibat listrik yang secara tiba-tiba padam sekitar pukul 10:22 wita membuat para peserta tes terkejut dan kelimpungan. Suasana di dalam ruangan tes sontak ribut dari candaan para peserta tes meskipun pada saat itu terdapat pengawas. Pelaksanaan tes dihari dan sesi pertama ini mulanya juga molor dari waktu yang sudah ditentukan yakni pada pukul 08:00 wita dan selesai pada pukul 09:30 wita. Namun tes di hari pertama ini dimulai sekitar pukul 09:00 wita. Pelaksanaan tes sesi pertama yang diikuti oleh 100 peserta terbagi dalam dua ruangan yakni ruang A di lantai satu dan ruang B di lantai dua.

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Bidang data dan Formasi pada BKPSDM Lotim, M. Bahrain, mengungkapkan penyebab utama tersendatnya pelaksanaan tes SKD CPNS ini dikarenakan adanya penandatangan pakta integritas. Di mana agenda itu sebelumnya tidak agenda terlebih dahulu, melainkan dijadwalkan pada sesi kedua sembari dilakukan penandatanganan dan registrasi oleh peserta. Akan tetapi dimajukan sehingga membuat waktu terus bergerak. “Waktu hanya bergerak, bukan molor,” klaimnya.

Sementara, kondisi listrik yang tiba-tiba padam, kata Bahrain, berada di luar dugaan pihak BKPSDM selaku penyelenggara tekhnis tes CPNS. Karena dari segala persiapan yang dilakukan hingga pukul 20:00 wita, Rabu malam, listrik, jaringan dan lainnya secara teknis tidak ada kendala. Atas kondisi yang demikian, ia meminta maaf terhadap para peserta tes.

Kendati demikian,  Bahrain menegaskan jika waktu mengerjakan soal tidak terpotong meski listrik padam. Melainkan durasi waktu terus berjalan atau ditambah hingga dua jam dari durasi waktu yang disediakan untuk satu sesi. Untuk hasil jawaban peserta sendiri tetap tersimpan diserver. Adapun dalam pelaksaan tes ini dibagi dalam tiga sesi, sesi I dimulai dari pukul 08:00-09:30 wita, sesi II dimulai pukul 10:00 wita-11:30 dan sesi III dimulai dimulai pada pukul 12:30 wita-14:00 wita. Selanjutnya untuk sesi IV dimulai pada pukul 14:30-16.00 wita dan sesi V dilaksanakan mulai pukul 16:30-18.00 wita. (yon)