Terungkap, Kondisi Tukang Pijat Pasien Positif Covid-19 di Lotim

Simulasi Penanganan Pasien Corona. (Suara NTB/her)

Selong (suarantb.com) – Pemerintah Provinsi NTB saat ini sudah menetapkan dua pasien yang positif terkena virus Corona (Covid-19) asal Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Keduanya saat ini menjalani isolasi di RSUP NTB dan dalam pemantauan ketat tim medis. Pemerintah pun mendeteksi interaksi keduanya. Salah satunya, interaksi dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat, berinisial NS, berusia 50 tahun.

Dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 25 Maret 2020, Komandan Kodim (Dandim) 1615 Lotim, Letkol. Inf. Agus Prihanto Donny, S.Sos, menegaskan jika tukang pijat tersebut sudah dikembalikan ke rumahnya setelah dinyatakan negatif Covid-19 oleh tim medis RSUD R. Soedjono Selong. Kondisi dari yang bersangkutan dalam kondisi sehat. Akan tetapi, NS diminta untuk tidak kemana-kemana dan dilakukan isolasi di rumahnya.

Iklan

“Kondisi dari tukang pijat ini sehat dan sudah kembali ke rumahnya. Saat ini sudah diisolasi dan kondisinya tetap dipantau oleh tim medis dari Puskesmas Aikmel,” terang Dandim.

Hal senada disampaikan, Kapolsek Aikmel. Iptu. I Made Sutama, mengatakan jika NS awalnya dibawa ke RSUD R. Soedjono Selong untuk menjalani pemeriksaan medis, pada Senin, 23 Maret 2020 lalu sekitar pukul 20.00 wita. Selanjutnya, pada hari Selasa, 24 Maret 2020, sekitar pukul, 07.30 Wita dipulangkan ke rumahnya dengan hasil pemeriksaan negatif.

Dari hasil pemeriksaan, terang Sutama, NS dinyatakan negatif Covid-19 dan dipulangkan keesokan harinya. Made Sutama menegaskan bahwa tidak benar info terkait tukang pijit ini meninggal dunia. Melainkan kondisinya sampai saat ini dalam kondisi sehat. “Saat ini ia dikarantina di rumahnya dan dalam pengawasan tim medis,” pungkasnya. (yon)

  Pasien RSUD NTB Meninggal, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi akibat Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here