Tertangkap Kamera, Adegan Intim di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu

Ilustrasi cctv. (Gambar oleh StockSnap dari Pixabay)

Dompu (Suara NTB) – Salah satu ruang rawat pasien di RSUD Dompu diduga dijadikan tempat mesum pasangan selingkuh. Dugaan itu menyusul beredarnya foto yang memperlihatkan pasangan laki perempuan diduga melakukan hubungan suami istri di atas ranjang pasien dan di dekatnya terdapat tabung oksigen.

Foto pasangan yang sedang berhubungan badan ini diunggah akun Kejora Paramitha melalui akun Facebooknya pada Rabu siang, 20 Januari 2021 dan mendapat komentar banyak pengguna media sosial.

Iklan

Bahkan, mantan anggota DPRD Dompu yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Dompu, Kurnia Ramadhan, SE menuliskan status Facebook dengan melampirkan foto tangkap layar status Facebook Kejora Paramitha.

“Apabila dugaan video asusila itu di RSUD Dompu, maka tindakan itu adalah tindakan amoral. Sangat disayangkan, seharusnya RSUD di samping sebagai tempat pelayanan kesehatan juga harus kita sakralkan agar memiliki berkah, memiliki rahmat dan segala yang kita minta dari yang maha kuasa Allah SWT untuk kesembuhan pasien dapat dikabulkan terutama bagi kita yang mayoritas Muslim. Bukan disalahgunakan sebagai tempat maksiat,” tulis Kurnia Ramadhan, Rabu siang.

Informasi yang berhasil dihimpun Suara NTB, Rabu kemarin menyebutkan, bahwa foto dan video asusila yang memperlihatkan pasangan laki perempuan yang sedang berhubungan layaknya suami istri tersebut dilakukan di salah satu ruang isolasi pasien Covid-19 RSUD Dompu. Namun pelakunya merupakan pasangan selingkuh dan bukan dari karyawan RSUD Dompu.

“Itu benar di salah satu ruang isolasi. Tapi dengarnya, itu pasangan selingkuh dari luar (bukan karyawan RSUD),” kata sumber ini.

Humas RSUD Dompu, Ida Fitriani, S.Keb.Bd yang dihubungi terkait foto dan video ini mengaku, kasus ini sedang diselidiki pihak Kepolisian. Karena masih dalam tahap penyelidikan, ia pun mendorong untuk menunggu hasil penyelidikan.

“Itu memang sedang diusut oleh pihak Kepolisian. Kita menunggu selanjutnya seperti apa,” katanya.

Ida Fitriani mengatakan bahwa pelaku tindakan amoral tersebut dilakukan oleh oknum warga dan bukan oleh oknum karyawan rumah sakit. “Ndak ada itu (perawat). Sepertinya begitu (orang luar) sementara, sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” katanya.

Sementara Humas Polres Dompu, Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah yang dihubungi terpisah mengatakan, hingga saat ini Polres Dompu belum mendapatkan laporan secara resmi terkait video dugaan mesum. Tapi menanggapi video tersebut, Kapolres langsung mendorong untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut. “Jika terbukti, maka oknum itu akan ditindak tegas,” katanya. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional