Tersedak Makanan, Warga yang Sempat Viral di Medsos Meninggal Dunia

0
Jenazah Husen, korban KDRT yang meninggal akibat tersedak makanan, Rabu, 8 Juli 2020.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Salah seorang warga di Dusun Dasan Lian, Desa Aikmel Utara Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lotim, Husen (66) menghembuskan nafas terakhirnya pada, Rabu, 8 Juli 2020 sekitar pukul 07:45 Wita. Husen yang videonya viral di media sosial karena diduga menjadi korban tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), meninggal dunia akibat tersedak makanan saat sedang sarapan.

Menurut keterangan keluarganya, sekitar pukul 06.00 wita, almarhum Husen diberi sarapan oleh istrinya, Rakyah (43). Selesai sarapan, Rakyah kemudian meninggalkan suaminya untuk membantu iparnya yang sedang hajatan. Sekitar pukul 07:00 Wita, almarhum Husen kemudian didatangi oleh adiknya, Muhammad Yasin dengan membawa makanan dan diminta untuk makan lagi.

IKLAN

Alamarhum Husen yang tengah lumpuh dan tidak bisa berbicara hanya mengikutinya. Tiba-tiba almarhum Husem tersedak dan sempat tidak sadarkan diri. Atas situasi tersebut, pihak keluargamya kemudian membawanya ke Puskesmas Aikmel Utara. Namun dalam perjalanan menuju Puskesmas Aikmel Utara, Husen dinyatakan telah meninggal dunia.

“Mengetahui kondisi Husen yang tak sadarkan diri itu, keluarga tetap memutuskan tetap membawanya ke Puskesmas untuk memastikan kondisinya. Namun saat tiba di Puskesmas Aikmel Utara, Husen dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas,”terang Kapolsek Aikmel. Iptu. I Made Sutama, kemarin.

Atas kematian Husen, tim medis tetap melakukan. Adapun dari hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh bagian tubuh alamarhum.

Kapolsek Aikmel, Iptu. I Made Sutama, mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga dan warga di sekitar rumah almarhum, setiap melakukan aktifitas makan, almarhum jarang mengunyah makanan, alamarhum lebih banyak melakukan aktifitas makan dengan cara menelan makanan.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menerima dengan ikhlas perihal kematian almarhum dan menolak untuk dilakukan otopsi sebagaimana surat pernyataan yang ditanda tangani oleh kedua orang adik almarhum. Almarhum dimakamkan pada hari Rabu tanggal 08 Juli 2020, sekitar pukul 13.30 wita di Pekuburan umum Peresak Dusun Dasan Timuk, Desa Aikmel Utara,Kec. Aikmel. (yon)