Tersangka Penjual Emas Palsu Diciduk Polisi

Dompu (Suara NTB) – Polres Dompu berhasil mengamankan dua orang tersangka sindikat penjual emas palsu, LM (45) dan KR (40). Keduanya diamankan polisi saat tengah melakukan transaksi di Toko Emas Safira komplek Pasar Dompu, Senin, 14 November 2016.

Penangkapan dua orang tersangka yang diduga sindikat penjual emas palsu tersebut bermula dari laporan salah seorang karyawan toko tempat penjualan emas palsu ini sudah dilakukannya sebanyak dua kali. Pertama mereka berhasil melakukan transaksi emas palsu dengan pemilik toko senilai Rp 7 juta, kali ini akan dilakukan transaksi senilai Rp 11 juta. Karena diketahui petugas, upaya tersebut akhirnya berhasil digagalkan.“Emas palsu tersebut diakuinya berasal dari Jawa Timur,” kata Kapolres Dompu, AKBP Jon Wesley Aryanto, SIK., yang ditemui di ruang kerjanya, Senin, 14 November 2016.

Iklan

Berdasarkan keterangan tersangka, emas yang diduga palsu tersebut berasal dari Jawa Timur, sekaligus jaringan terbesarnya berasal dari sana. Sementara untuk melancarkan aksinya di berbagai daerah, pelaku merekrut orang-orang lokal seperti halnya dalam kasus ini salah seorang di antaranya merupakan asli NTB.

Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan termasuk akan meminta keterangan tim ahli dari pegadaian untuk memastikan kepalsuan emas tersebut. Selain itu juga akan dilakukan pengembangan kasus guna membongkar sindikat-sindikat lain di Dompu. “Ini merupakan kejadian pertama yang ditangani Mapolres Dompu, dan kita akan kembangkan kasus ini untuk membongkar pelaku lain yang terlibat,” katanya.

Dari penangkapan tersangka, polisi berhasil menyita Barang Bukti (BB) berupa dua buah gelang dan satu unit mobil Avanza yang digunakan pelaku. Sementara untuk satu orang tersangka lain yang berhasil melarikan diri tetap akan dilakukan pengejaran. (jun

  Bupati Dompu Lawan Surat BKN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here