Tersangka Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

Dompu (Suara NTB) – Anggota tim khusus (Timsus) Polres Dompu meringkus dua orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu. Keduanya berinisial Ws (37) dan Oy (30) yang dibekuk di rumah salah seorang tersangka di Jalan Nusantara Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Selasa, 25 April 2017 sekitar pukul 11.00 Wita.

Kapolres Dompu, AKBP Jon Wesly Arianto, SIK mengungkapkan, penangkapan bermula dari laporan masyarakat bahwa keduanya diinformasikan sering menyalahgunakan dan mengedarkan sabu-sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut polisi kemudian melakukan penyelidikan dan meggeledah rumah Oy.

Iklan

“Kita melakukan penyelidikan dulu, baru penggeledah rumah tersangka yang kita curigai itu,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Mapolres Dompu, Rabu, 26 April 2017.

Operasi yang dipimpin langsung Wakapolres Dompu, Kompol Etek Riawan, SE itu berhasil menemukan Barang Bukti (BB) berupa, 2 buah alat hisap yang salah satunya sudah dimodifikasi, 13 poket sabu dengan berat dan harga berbeda. Di antaranya 4 poket yang dijual seharga Rp 150 ribu, 7 poket senilai Rp 200 ribu dan 2 poket ukuran ¼ yang belum diketahui harga eceranya.

Sementara BB lain yang juga ikut diamankan yakni 1 buah timbangan, 1 buah gunting, 1 buah plastik transparan, 3 bungkus rokok, 2 buah korek api, 1 pipet kaca, 3 sedotan yang dimodifikasi, 1 buah HP, 1 buah jam tangan dan uang hasil penjualan sabu senilai Rp 2.960 ribu. Barang bukti ini, tegas Kapolres, ditemukan dalam penguasaan kedua orang tersangka.

“Kalau kita lihat dari hasil penangkapan selain sebagai pengguna tersangka ini juga pengedar. Karena dalam penggeledahan itu kita temukan alat timbangan sabu,” jelasnya.

Berbekal barang bukti tersebut Timsus selanjutnya menggiring tersangka ke Mapolres Dompu untuk proses penyelidiakan dan pengembangan kasus, termasuk membokar jaringan lain yang masih berkeliaran bebas. Sementara hasil tes urine untuk memastikan tersangka positif penyalahguna sabu atau tidak, sejauh ini belum bisa dipastikan karena masih menungu hasil pemeriksaan tim dokter RSUD Dompu.

“Tentunya kita akan lakukan dulu pemeriksaan urine tersangka dan sampel tersebut akan kita kirim ke laboraturium di Mataram. Hasil urine belum ada, mungkin hari ini selesai,” pungkasnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here