Tersangka Pembunuh Ayah Kandung akan Diperiksa di RSJ

Kota Bima (Suara NTB) –  Adi, pelaku pemukulan yang menyebabkan meninggal ayah kandungnya, akan melakukan tes kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mataram dalam waktu dekat ini. Pasalnya hingga saat kini pemuda berusia 24 tahun itu belum diperiksa karena kejiwaannya terganggu.

“Tes ini bertujuan mengetahui apakah gangguan kejiwaan yang bersangkutan betul atau tidak,” kata Kapolsek Rasanae Barat, AKP Jamaluddin kepada Suara NTB, Senin, 19 Desember 2016.

Iklan

Sebelumnya, kata dia, pihaknya telah menerima surat keterangan dari dokter di Bima. Sayangnya dalam surat tersebut tidak tertera dan penjelasan secara rinci mengenai kondisi kesehatan dan kejiwaan Adi.

“Yang ada dalam surat ini yang bersangkutan harus diobati lebih lanjut,” katanya.

Kapolsek menegaskan, kasus tersebut akan tetap diproses lebih lanjut. Walaupun pihak keluarga korban telah menandatangani surat pernyataan dan meminta agar tidak diproses, dengan alasan pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Alasan gangguan jiwa harus bisa dibuktikan secara administrasi dari pihak yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang jelas kasus ini akan tetap diproses sesuai aturan berlaku dan keterangan dari saksi juga sudah diambil,” ujarnya.

Hanya saja, Jamaludin menambahkan, penanganan kasus tersebut diprakirakan memakan waktu lama. Karena pada saat yang bersangkutan menjalani pemeriksaan dan dites kejiwaannya tentu akan dilakukan masa rehablitasi.

“Masa rehablitasi memerlukan waktu yang cukup lama, hingga kejiwaannya benar-benar kembali pulih dan normal,” ujarnya.

Sebelumnya, pemuda yang diduga pecandu tramadol, Adi (24), tega membunuh ayah kandungnya sendiri, Ririn Suntoro (53). Peristiwa itu terjadi di kediaman mereka di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat, Senin, (12/12) malam sekitar pukul 23.15 wita.

Korban meninggal akibat luka serius di kepalanya, setelah dipukul oleh pelaku menggunakan pipa besi. Walaupun sempat dibawah ke RSUD Bima, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here