Terpapar Covid-19, Kondisi Kesehatan Bupati KSB Stabil

Fud Syaifuddin Calon Wakil Bupati KSB pasangan tunggal Pikada KSB saat melakukan siaran langsung via facebook. Ia saat itu tengah bersiap menjalani pengambilan sampel tes swab di RSUD Asy Syifa KSB.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang juga berstatus Calon Bupati KSB, Dr.Ir.H. W. Musyafirin,M.M, diinformasikan terpapar Covid-19. Informasi itu, dikonfirmasi langsung kebenarannya oleh Fud Syaifuddin yang tak lain adalah Calon Wakil Bupati.

Fud Syaifuddin melalui saluran video streaming (siaran langsung) akun facebook-nya (fb), Kamis, 3 Desember 2020 menyampaikan hal itu secara resmi. Fud mengatakan, atas nama pasangan calon, dirinya menginformasikan kepada masyarakat KSB bahwa H.W. Musyafirin calon bupati pasangannya di Pilkada serentak 9 Desember mendatang telah positif terinfeksi  Covid-19.

‘’Saya atas nama pasangan calon, saya adalah (pasangan) Wakil Bupati Dr. Ir. H. Musyafirin, M.M. Beliau (HW. Musyafirin) seminggu lalu kena (positif Covid-19). Sekarang beliau sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Keluarga di Mataram,” cetus Fud dalam video siaran langsungnya tersebut.

Masih dalam video berdurasi sekitar 18 menit itu, Fud selanjutnya menjelaskan, kondisi kesehatan Musyafirin. Menurutnya, meski masih perlu menjalani perawatan tetapi kesehatan Calon Bupati KSB ini tersebut tetap stabil.  ‘’Stabil. Kondisi kesehatan beliau berangsur membaik. Dan beliau sekali lagi akan di (tes) swab. Kalau hasilnya negatif, beliau bisa langsung pulang (ke KSB),’’ ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fud tak lupa menyampaikan kegiatannya saat melakukan siaran langsung. Ia menjelaskan, dirinya tengah berada di RSUD Asy Syifa untuk menjalani pengambilan sampel tes swab. Swab yang dilakukannya itu untuk kepentingan persiapan dirinya kembali aktif bekerja sebagai Wakil Bupati KSB setelah 2 bulan lamanya menjalani cuti kampanye.

‘’Mohon doanya rekan, sahabat, kerabat (hasil tes) saya tidak positif. Tapi kalau kemudian divonis positif saya ikhlas dan siap menjalani semua protokol selama terinfeksi. Tapi sebelum keluar hasilnya saya harus tetap jalani karantina mandiri,’’ pungkasnya.

Sementara itu, kondisi kesehatan H. W. Musyafirin yang tengah dirawat karena terpapar virus Corona, membuat KPU KSB membatalkan acara debat publik pendalaman visi misi sesi kedua. Sedianya, salah satu agenda tahapan Pilkada itu akan dilaksanakan pada, Kamis, 3 Desember 2020. Namun, pada Rabu malam, KPU KSB telah melansir rilis resmi pembatalan acara debat itu.

Dalam pernyataan resminya, KPU KSB menyebutkan, pembatalan acara debat publik sesi kedua itu dikarenakan Paslon berhalangan hadir. Di mana alasan Paslon untuk Calon Bupati H.W. Musyafirin dalam keadaan sakit. Sementara Calon Wakilnya Fud Syaifuddin terkendala hadir karena tengah menjalani isolasi mandiri.(bug)