Terlilit Utang, Baznas Bantu 400 ASN Lotim

Ilustrasi uang  (Suara NTB/dok)

Selong (Suara NTB) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) membantu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang banyak terlilit utang. Meski berstatus ASN, karena terlilit utang, maka para ASN yang diberikan bantuan dari termasuk dalam definisi delapan asnaf yang menjadi mustahiq (orang yang berhak) dapat zakat.

“Orang yang memiliki utang ini namanya gharimin,” terang Sekretaris Baznas Lotim, Abdul Hayyi Zakaria menjawab Suara NTB via ponselnya, Rabu, 21 Juli 2021.

Iklan

Dilihat dari status sosialnya, ASN diakui masuk kategori orang-orang yang ditarik zakatnya atau disebut dengan istilah muzakki. Namun, banyak juga di antara mereka yang gaji minus, sehingga diberikan bantuan. Untuk Baznas Lotim memberikan bantuan pada 400 ASN dengan nilai nominal masing masing diberikan Rp2,5 juta per orang.

Kebijakan Bupati Lotim, pemberian bantuan kepada para gharimin itu bagian dari kebijakan strategis. Harapannya, setelah menjadi mustahiq ke depan bisa berubah menjadi muzakki.  Diakuinya, sampai saat ini, 90 persen zakat yang terkumpul oleh Baznas ini berasal dari gaji ASN. Dalam setahun, ASN ini membayar zakat sampai 14 kali. Dari ASN ini saja terkumpul setiap bulannya Rp 800 juta sampai dengan Rp 1 miliar.

Sejauh ini, dari belasan ribu ASN se Lotim belum 100 persen membayar zakat. Para ASN yang masuk kategori gharimin ini tidak ditarik zakatnya. Jumlahnya kata Hayyi cukup besar. “Di lingkup guru saja itu ada sekitar 50 persen,” sebutnya.

ASN memang tidak semua membayar zakat. Tapi ada juga yang memberikan ke infaq dan sedekahnya untuk disalurkan lewat Baznas. “Ada yang sekadar memberikan Rp 10-15 ribu sebagai infaq atau sedekah,” sebutnya.

Pemberian bantuan kepada ASN terlilit utang ini diharapkan ke depan bisa dioptimalkan sebagai sumber zakat. Apalagi, seluruh ASN se Lotim bisa menjadi muzakki. Pemberian bantuan dari zakat kepada para ASN yang totalnya mencapai Rp 500 juta pada Senin lalu itu kata Hayyi sebagai jawaban juga dari bupati terhadap adanya pertanyaan mengenai perhatian ASN yang gajinya masih banyak yang minus.

Pemberian kepada ASN ini bukanlah program rutin dari Baznas. Fakir miskin tetap menjadi perhatian utama. Hampir setiap hari ada disalurkan bantuan untuk para mustahiq dari asnaf fakir miskin ini. Seperti bantuan biaya berobat, bantuan kepada anak-anak yatim di panti asuhan. Termasuk turut membantu biaya pemulangan jenazah eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lotim. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional