Terlambat Daftar, Sejumlah Sekolah Tidak Ikut Uji Coba AKM bagi Guru

Siswa SMAN 4 Mataram saat mengikuti gladi bersih UNBK pada hari Selasa, 25 Februari 2020. Sejumlah sekolah tidak bisa mengikuti uji coba asesmen kompetensi minimum bagi guru karena terlambat mendaftar. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pada gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020 diagendakan uji coba tes asesmen kompetensi minimum (AKM) bagi guru semua mata pelajaran. Namun, sejumlah sekolah terlambat mendaftarkan guru mereka, sehingga gagal mengikuti uji coba tes AKM bagi guru itu.

Dari pantauan Suara NTB saat gladi bersih UNBK SMK pada minggu lalu, dan gladi bersih UNBK SMA/MA yang dimulai Senin, 24 Februari 2020, ada sejumlah sekolah yang terlambat mendaftarkan guru mengikuti uji coba AKM. Salah satunya di SMAN 4 Mataram, Kepala SMAN 4 Mataram, Drs. Jauhari Khalid ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 25 Februari 2020 mengatakan ada kelalaian dari operator sekolah mengakibatkan guru terlambat didaftarkan mengikuti uji coba tes AKM.

Iklan

“Kelalaian sedikit dari operatornya, terlambat didaftar, sehingga tidak bisa ikut. Banyak cara besok untuk kita uji coba, mengikuti cara lain melalui internet atau lainnya,” ujar Jauhari Khalid.

Sebelumnya, SMKN 8 Mataram juga tidak mengikuti uji coba tes AKM bagi guru saat gladi bersih UNBK SMK pekan lalu. Proktor UNBK di SMKN 8 Mataram, Rinto Hariadi pada pekan lalu mengatakan, SMKN 8 Mataram tidak mengikuti uji coba tes AKM karena informasi pendaftarannya yang terlambat.

Terkait hal itu, Sekretaris I Panitia UN Provinsi NTB, Umar, S.Sos., MM., dikonfirmasi pada Selasa, 25 Februari 2020 sore mengakui ada sejumlah sekolah yang tidak mendaftarkan guru untuk uji coba tes AKM. Saat ini pihaknya masih dalam proses rekapitulasi sekolah tersebut. Menurutnya, sekolah bisa menyusul mengikuti uji coba AKM pada hari lain.

“Bisa menyusul untuk didaftarkan lagi pada sinkronisasi berikutnya sesuai permintaan dari sekolah atau diganti pada hari lain,” ujar Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB.

Hal senada disampaikan Sekretaris II Panitia UN Provinsi NTB, Purni Susanto, S.Pd, M.Ed. Ia mengatakan akan mencari jalan keluar dari adanya sekolah yang tidak mengikuti uji coba AKM. Selain itu, Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB ini mengatakan pelaksanaan gladi bersih secara umum berjalan lancar.

Untuk diketahui, AKM merupakan bentuk evaluasi pengganti ujian nasional di tahun 2021 sesuai kebijakan Merdeka Belajar dari Kemendikbud. Selain AKM, bentuk evaluasi lainnya yaitu survei karakter. Uji coba tes AKM bagi guru bertujuan untuk melatih guru mengenali bentuk asesmen tersebut.

Sementara itu, pada pelaksaanaan gladi bersih UNBK SMA pada dua hari pelaksanaannya dari Senin dan Selasa kemarin, secara umum tidak ada kendala berarti. Kepala SMAN 4 Mataram, Jauhari Khalid menyampaikan tidak ada masalah, hanya saja pada Senin lalu sempat terjadi gangguan pada salah satu komputer, tapi bisa diatasi. Sebanyak 313 orang siswa kelas XII di SMAN 4 Mataram mengikuti gladi bersih UNBK, dengan pembagian tiga sesi dan menggunakan tiga ruang.

Jadwal gladi bersih UNBK pada jenjang SMK sudah dilaksanakan pada Senin (17/2) pekan lalu untuk ujian Bahasa Inggris, hari Selasa (18/2) untuk ujian teori kejuruan dan asesmen kompetensi minimum, dan hari Rabu (19/2) untuk ujian asesmen kompetensi minimum untuk guru-guru SMK.

Sementara jadwal gladi bersih untuk jenjang SMA/MA, dilaksanakan pada hari Senin (24/2) untuk ujian bahasa Inggris untuk SMA/MA dan paket C, hari Selasa, 25 Februari 2020 untuk ujian mata uji pilihan dan asesmen kompetensi minimum untuk SMA/MA, dan hari Rabu (26/2) ujian asesmen kompetensi minimum untuk guru-guru SMA/MA. (ron)