Terkendala Standarisasi, Retail Modern Sasar Kue Tradisional

Mataram (Suarantb.com) – Retail modern nampaknya telah menyadari pentingnya menggandeng produk UMKM lokal dengan mengakomodir penjualan dan pemasaran produk tersebut. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) adalah salah satunya.

Merchandising Alfamart Branch Lombok, Dery S Alami mengaku saat ini pihaknya tengah menyasar kue-kue basah dan tradisional yang saat ini belum diakomodir penjualan dan pemasarannya oleh Alfamart.

Iklan

“Kebutuhan kita sekarang memang lagi mencari produk makanan khususnya kue basah tradisional, sampai sekarang belum dapat. Kemarin sempat dapat tapi masih belum memenuhi persyaratan” ujarnya kepada suarantb.com, Rabu, 15 Maret 2017.

Di antara persyaratan tersebut menurutnya harus memenuhi standarisasi yang telah ditetapkan. Baik terkait kesehatan, perizinan dan penjaminan halal produk. Menurutnya, berbagai upaya akan dilakukan secara bertahap.

Ia mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan mengakomodir penjualan nasi tradisional  seperti yang sudah dilakukan beberapa cabang Alfamart di daerah-daerah wisata lain.  “Seperti daerah lain itu kan sudah ada, di Sidoarjo, Jabodetabek, beberapa bandara juga ada. Sampai jual nasi juga mereka,” katanya.

Menurut Dery,  pihaknya memiliki program khusus UMKM yang akan terus dikembangkan. “Kita memang punya program khsusus untuk UMKM, seperti pojok ukm. Jadi yang di display disana khusus item lokal saja. Jadi nanti pembeli langsung menuju rak khusus produk UMKM,” katanya.

Hingga saat ini, Alfamart telah mengakomodir penjualan 9 macam produk UMKM lokal. Umumnya, masih banyak produk UMKM lokal yang belum diakomodir karena terkendala masalah standarisasi. Retail Modern umumnya menerima produk UMKM yang telah memiliki standarisasi seperti PIRT, sertifikasi halal, label kadaluarsa dan BPOM. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here