Terima Suntikan Pertama, Martawang Pastikan Vaksinasi Aman

Martawang divaksinasi

Mataram (Suara NTB) – Asisten Satu Tata Praja dan Pemerintahan Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, memastikan vaksinasi virus corona (Covid-19) yang dilakukan pemerintah aman. Sebagai orang pertama yang menerima suntikan vaksin tersebut di Kota Mataram, vaksinasi disebutnya menjadi upaya bersama untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak Maret 2020.

Presiden saja dipertontonkan ke halayak dan kita lihat sendiri bagaimana prosesnya. Jadi kenapa saya mesti ragu? Kita yakin bahwa pemerintah memiliki tujuan yang baik untuk ini semua, ujar Martawang saat memberi keterangan sesuai menerima suntikan vaksin di Pendopo Walikota Mataram, Kamis, 14 Januari 2021.

Iklan

Menurutnya, vaksinasi dibutuhkan untuk memastikan kekebalan tubuh dalam menghadapi penularan Covid-19. Sebagai bagian dari pemerintahan, dirinya berharap keputusan untuk menerima vaksin perdana tersebut dapat menjadi contoh dan memberi keyakinan bagi masyarakat untuk ikut menerima vaksinasi.
Dari hasil penyuntikan vaksin, Martawang mengklaim tidak mengalami efek samping apapun. Di mana setelah menerima suntikan tersebut, dirinya mengikuti observasi dari petugas kesehatan selama 30 menit. Selama observasi itu tidak ada rasa yang berubah dari tubuh saya, jelasnya.

Vaksin yang digunakan adalah vaksin Covid-19 CoronaVac dari perusahaan asal China, Sinovac. Jumlah yang disuntikkan adalah satu dosis atau sekitar 0,5 mililiter. Martawang menerima vaksin tersebut setelah melewati screening kesehatan ketat dari petugas medis.

Semua ditanyakan, tentang riwayat kesehatan kepada saya. Dari hasil screening menunjukkan saya layak diberikan vaksin Covid-19 yang sudah disuntikkan ke saya. Suasananya juga tidak ada yang membuat tegang. Saya tidak merasakan apakah jarumnya sudah masuk atau tidak, sangat halus, ujar Plt. Kasatpol PP Kota Mataram tersebut.

Diterangkan, kondisi pandemi saat ini memang membutuhkan upaya bersama untuk dapat berakhir. Kita tidak bisa terus-terusan dihadapkan pada kondisi yang membuat kita terus dihantui dengan Covid-19 ini, jelasnya.

Kendati demikian, sesuai arahan Walikota Mataram pihaknya berharap tidak ada pelanggaran protokol kesehatan oleh orang-orang yang telah menerima vaksinasi nantinya. Jadi vaksinasi ini bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan. Meski sudah divaksin, protokol pencegahan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak itu harus tetap kita lakukan, ujarnya.

Hal tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk mencegah gelombang kedua penularan Covid-19. Menurutnya, vaksinasi hanya bagian dari upaya menyeluruh untuk mengatasi pandemi yang berlangsung. Maka saya minta ayo masyarakat jangan ragu dengan ini semua. Ini adalah ikhtiar kita menuju kebaikan, dalam rangka kita bisa terbebas dari Covid-19 di Kota Mataram, tandasnya. (bay)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional