Tergelincir di Pendakian Bukit Sempana Sembalun, Pendaki Asal Mataram Ditemukan Selamat

Dava Naufal Arya Putra (16) warga BTN Blencong, Kota Mataram, korban yang tergelincir saat menjalani perawatan di Puskesmas Sembalun.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Kecelakaan dalam pendakian kembali terjadi di kawasan destinasi wisata Sembalun. Korban, yaitu Dava Naufal Arya Putra (16) warga BTN Belencong, Kota Mataram. Ia tergelincir saat melakukan pendakian ke Bukit Sempana, Sembalun, Minggu 16 Agustus 2020. Beruntung, nyawa korban masih dapat tertolong setelah rekan dan tim pengelola Bukit Sempana melakukan pencairan dan evakuasi.

Dari informasi yang diterima Suara NTB, Senin, 17 Agustus 2020, kejadian itu bermula ketika korban bersama rekannya berangkat melakukan pendakian sekitar pukul 08:00 Wita. Rombongan pendaki sebanyak 18 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan 1 perempuan berangkat mendaki ke Bukit Sempana.

Iklan

Sekitar pukul, 12.41 wita, pengelola Bukit Sempana mendapat informasi dari pendaki lainnya terkait insiden kecelakaan tersebut.  Kemudian dilakukan interogasi terhadap pendaki melihat kejadian pada jalur pendakian. Tim dari RPH Sembalun dan Pengelola Bukit Sempana, kemudian langsung meluncur ke lokasi sesaat setelah mendapat info dari pendaki lain yang melihat kejadian.

Berdasarkan informasi awal kejadian, ada batu lepas yang jatuh dari arah atas korban yang tidak bisa dihindari. Kemudian korban terjatuh beberapa meter keluar dari jalur pendakian. Tim dari RPH Sembalun dan Pengelola Bukit Sempana melakukan penyisiran di seputar lokasi terjatuhnya.

Sekitar pukul,18.00 wita, korban sempat menelepon untuk meminta tolong ke salah satu temannya satu rombongan pendakian. Saat itu  terdengar suara minta tolong dari korban. Tim Dari RPH Sembalun dan Pengelola langsung mencari sumber suara hingga akhirnya pada pukul, 18.29 wita korban ditemukan dalam keadaan sadar. Dari keterangan rekannya, korban mengalami gejala hypotermia.

Kapolsek Sembalun, Iptu. Lalu Panca Warsa, membenarkan insiden kecelakaan dalam pendakian di Bukit Sempana, Sembalun. Korban yang merupakan siswa MAN 1 Mataram yang melakukan pendakian pada, Sabtu akhir pekan lalu. Saat ditemukan, korban dalam kondisi selamat dan langsung dilakukan evakuasi pada pukul 21.20 Wita ke Puskesmas Sembalun. Saat itu, korban langsung dilakukan rawat inap. “Tidak ada patah tulang atau cedera permanen,” terangnya. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional