Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Tersudut, Jaringan Abiantubuh Pindah Markas

Suasana penggerebekan indekos jaringan pengedar sabu di Ampenan, Mataram Kamis lalu.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Jaringan pengedar narkoba Abiantubuh, Cakranegara, Mataram yang dikendalikan empat orang pindah markas. Ruang gerak mereka makin sempit karena sengitnya penggerebekan setahun belakangan ini. Meskipun mereka buka lapak di Ampenan, Mataram, tetapi tetap tertangkap juga.

Mereka yakni IMD, MB, NAP, RM yang diamankan dari indekos di kawasan Taman Sari, Ampenan, Mataram, Kamis, 21 Januari 2021. “Mereka hanya kos, aslinya bukan orang sana,” beber Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, Jumat, 22 Januari 2021.

Iklan

Menurut Helmi, berpindahnya markas para pengedar ini tidak lepas dari upayanya selama ini. Jaringan pengedar ini bahkan sudah terungkap sampai ke bandarnya. “Caranya ya mereka pindah tempat. Mereka tahu kita sedang cari-cari mereka,” jelas Helmi.

Empat orang ini sudah menjadi incaran sejak sepekan lalu. Informasi masyarakat kemudian mengonfirmasi bahwa jaringan ini sudah pindah tempat tinggal. Indekos di Ampenan ini kemudian digerebek.

Saat digerebek, para pelaku sedang di dalam kamar indekos. Mereka mengetahui polisi datang. Mereka mengunci pintu kamar saat digedor. Namun pertahanan mereka jebol juga.

Usaha para pengedar ini menutupi jejak gagal. Ditemukan barang bukti 26 poket sabu di dalam bungkus rokok. Beratnya 11,68 gram. Bentuk paket dalam kemasan kecil ini menandakan sabu sudah siap edar. “Transaksi lewat HP,” sebut Helmi.

Disita pula delapan unit ponsel dan uang tunai Rp5,7 juta. Para pengedar mulai berjualan dari Ampenan sejak tiga pekan lalu. “Sumber sabunya masih rahasia. Kita akan kembangkan. Yang empat ini sudah tersangka,” ucapnya. (why)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional