Terduga Pengedar Narkoba di Mayura Digerebek Saat Minum Tuak

Mataram (suarantb.com) – Dua pelaku yang diduga sebagai pengguna sekaligus pengedar narkoba, ditangkap Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB. Penangkapan tersebut dilakukan di kediaman pelaku di Kampung Lekok, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Sabtu 1 Oktober 2016.

Dua pelaku yang berhasil ditangkap berinisial MI asal Aikmel, Lombok Timur dan JU. Di tangan MI ditemukan empat poket narkoba jenis sabu dan uang Rp 240.000 diduga hasil penjualan sabu. Sementara JU tidak ditemukan barang bukti narkoba, tetapi ditemukan barang bukti berupa alat hisap lengkap.

Iklan

Kanit I Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB, Kompol Agung Dwi Ananto, mengatakan penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang resah akibat pelaku sering melakukan pesta narkoba di sekitar lokasi. Pelaku MI ditangkap saat sedang asyiknya meminum tuak.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku lagi minum tuak. Istrinya berusaha untuk melempar atau menghilangkan barang bukti,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Mataram ini, Senin, 3 Oktober 2016.

Sebanyak empat poket sabu dengan berat bersih 0,30 gram ditemukan polisi. Sementara hasil tes urine terhadap keduanya positif mengandung narkoba. MI diancam pasal 111 jo pasal 112 jo pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Terhadap JU diancam pasal 127 undang-undang yang sama.

“Ancamannya di atas 7 tahun, namun karena terkait SEMA yang menyebutkan jumlah narkoba, kita akan koordinasikan dengan BNN apakah akan dilakukan rehab. Yang jelas kita lakukan upaya dan pengembangan terkait asal barang,” jelasnya.

Hingga kini keduannya mendekam di Mapolda NTB untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan terhadap asal barang haram tersebut. Kegiatan polisi ini sebagai wujud pemberantasan peredaran narkotika di NTB. (szr)