Terduga Pencuri Spesialis Perumahan Kuras Tabungan Korban

Wakasatreskrim Polresta Mataram I Putu Pujangga, (kanan) menunjukkan sisa uang yang disita dari pelaku pencurian ATM, Jumat, 7 Februari 2020. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pencuri spesialis perumahan, Lutung (28) bagai dapat durian runtuh. Residivis pencuri motor ini awalnya hanya menggondol tas di Pelembak, Dayan Peken, Ampenan, Mataram. Tas itu ternyata berisi ATM. Lutung dibantu Kemong (19) mengosongkan tabungan dari rekening.

Mereka bertransaksi dengan dua ATM korban sebanyak 18 kali yang nilainya sampai Rp45,4 juta. “Wajah mereka teridentifikasi dari CCTV ATM,” ungkap Wakil Kasatreskrim Polresta Mataram AKP I Putu Pujangga, Jumat, 7 Februari 2020.

Iklan

Dua kawanan itu menarik tunai senilai Rp9,4 juta. Sisanya, sebesar Rp22 juta ditransfer antar rekening. Terakhir, Lutung tarik tunai lagi Rp14 juta. Saat ditangkap, semua ludes kecuali Rp700 ribu yang memang disisakan untuk jajan.

“PIN ATM tersimpan di dalam HP yang ikut dicuri. Kartu SIM dipindah pasang ke HP pelaku. Di sana ketahuan nomor PIN ATM-nya,” terangnya.

Tabungan korban di dua rekening terkuras. Lutung kemudian menghilangkan jejak dengan membuang kartu SIM ke sungai Meninting di perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat.

Kemong lebih dulu tertangkap. Lutung menyusul kemudian. Dari kesaksian mereka, uang hasil curian sudah dipakai foya-foya tak bersisa. Rahmat kalah total di judi online. Sementara Lutung langsung bayar utang Rp8 juta. Juga menyenangkan kekasihnya dengan memberi Rp5 juta.

“Sebesar Rp1 juta sudah dipakai untuk membeli sabu dan pakaian,” pungkas Pujangga. (why)