Terduga Pencuri AC RSUP NTB Ditangkap

Suasana penangkapan pelaku pencurian dan penadahan 12 mesin AC RSUD Provinsi NTB di Babakan, Sandubaya, Mataram.(Suara NTB/Polsek Cakranegara)

Mataram (Suara NTB) – Pelaku pencurian 13 unit AC RSUD Provinsi NTB akhirnya ditangkap. Dua orang disangka terlibat. Yakni MY (45) sebagai eksekutor serta TN (41) sebagai penampung dan pembeli barang curian. “Modusnya dengan masuk ke dalam gudang kantor RSUD Provinsi NTB menggunakan tangga yang dibawa sendiri,” urai Kapolsek Cakranegara Kompol M Nasrullah dikonfirmasi Sabtu, 9 Oktober 2021.

Pelaku MY membekali diri dengan sejumlah peralatan agar bisa membobol gudang. Antara lain, tangga, obeng, tang, dan senter. MY masuk ke dalam gudang sendirian. Kemundian TN membantu belakangan dengan menyediakan transportasi.

Iklan

“MY memisahkan mesin AC dengan bagian lainnya kemudian dimasukkan ke dalam karung. Barang hasil curian di dalam karung ini disimpan dulu di pinggir jalan. Ini dilakukan bertahap dan berulang kali,” kata Nasrul.

MY yang berasal dari Babakan, Sandubaya, Mataram ini lalu memanggil teman satu kampungnya, TN untuk mengambil karung berisi barang curian tersebut. TN mengerahkan mobil pikap untuk mengangkut barang dari tempat penyimpanan ke rumahnya.

“Barang yang dicuri ini 12 mesin AC. Barang-barang ini disimpan di dalam gudang dan merupakan inventaris milik RSUD Provinsi NTB,” sebut Nasrul.

Dua pelaku ini kemudian diidentifikasi. Kurang dari seminggu keduanya langsung ditangkap. Lengkap dengan barang bukti hasil kejahatannya. Mobil pikap dan tangga ikut disita.

“MY kita tetapkan tersangka sebagai pelaku pencuriannya. Sementara TN adalah tersangka penadahnya,” imbuh Nasrul. MY dijerat pasal 363 KUHP ancaman penjara maksimal tujuh tahun. Sementara TN dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional