Terduga Pembobol Toko Bangunan Dipergoki CCTV

Mataram (Suara NTB) – Komplotan maling, FH (23) dan HJ (21) diduga menyatroni gudang toko bangunan. Dua pelaku itu tertangkap basah kamera CCTV yang dipasang di toko milik Anton di Kelurahan Mayura, Cakranegara.

Kapolsek Cakranegara, Kompol Haris Dinzah mengungkapkan, dua pelaku itu masuk ke dalam toko sekitar pukul 04.00 Wita pada Minggu, 19 Maret 2017.

Iklan

“Mereka masuk ke dalam gudang yang pada waktu itu memang tidak terkunci,” ungkapnya ditemui di Mapolsek Cakranegara, Senin, 20 Maret 2017.

Ia menambahkan, para pelaku menggondol semen, terpal, plat kuning timbangan, serta kompor minyak, dan belasan lusin gelas.

Pengungkapan kasus itu, sambung dia, berawal dari proses olah TKP dan keterangan saksi. “Ada juga rekaman CCTV yang menampilkan dengan jelas pelaku HJ,” kata Haris.

HJ yang bekerja sebagai tukang parkir itu kemudian ditangkap lebih dulu di rumahnya di kawasan Pandan Salas, Mayura, Cakranegara malam hari setelah kejadian.

Setelah HJ tertangkap dan mengakui perbuatannya, menyusul kemudian FH yang juga ditangkap tak jauh dari rumah HJ.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta. “Kedua pelaku disangkakan pasal 363 KUHP,” sebut dia. Ancaman hukumannya maksimal penjara tujuh tahun.

Tak hanya itu, Haris juga mengungkapkan pihaknya berhasil menangkap pelaku curat lainnya, AS (28) dan RH (22) yang diduga mengambil genset di pertokoan di Kelurahan Cilinaya, Cakranegara.

Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing di kawasan Babakan, Sandubaya, Minggu, 19 Maret 2017. Pencurian itu terjadi pada Kamis, 23 Februari 2017 lalu. Modusnya, para pelaku mencongkel gembok dan memaksa masuk ke dalam toko.

Selama dua pekan awal Maret ini, kata Haris, pihaknya melakukan giat rutin yang ditingkatkan. Belasan jerigen tuak juga turut diamankan. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here