Terduga Pembobol ATM di Mataram Terdeteksi Melalui CCTV

Mataram (suarantb.com) – Hingga saat ini sebanyak 230 nasabah BRI Cabang Mataram telah melaporkan kasus hilangnya uang pada rekeningnya. Para korban secara langsung melaporkan kasus tersebut pada Kantor BRI Cabang Mataram. Sementara pagi tadi, Rabu, 26 Oktober 2016, pihak BRI telah secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Mataram.

Bagian Hukum BRI Kanwil Denpasar, Wibisana mengatakan pelaku yang diduga membobol ATM telah terdeteksi melalui CCTV yang terpasang pada ruang tempat mesin ATM tersebut berada.

Iklan

“Pada CCTV telah terekam. Tapi kebetulan dia memakai helm, sehingga tidak secara jelas wajahnya kelihatan,” ujar Wibisana usai melaporkan kasus tersebut pada Polres Mataram, Rabu, 26 Oktober 2016.

Pantauan terduga pelaku tersebut dilihat dari CCTV yang berada pada ATM BRI di SPBU Lingkar Selatan. Pelaku memasang alat skimming pada mesin ATM beberapa bulan  lalu sebelum kasus ini mencuat.

Dari ciri-ciri pelaku, tidak terlihat pelaku merupakan warga negara asing (WNA). “Dari ciri-cirinya, sepertinya warga lokal,” terangnya. Sebelumnya, kasus pembobolan ATM kerap dilakukan oleh WNA. Seperti WNA asal Turki yang kini telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Mataram, dan WNA asal Bulgaria yang sebentar lagi akan disidangkan.

Kasat Reskrim Polres Mataram, AKP. Haris Dinzah,SIK mengatakan akan mendalami pelaku pembobol ATM tersebut. Hasil penyidikan internal bank terkait pemasang alat skimming pada mesin ATM akan diselidiki dan dikembangkan.

“Itu masih terus kita dalami. Kita juga telah koordinasi dengan pihak bank dan Unit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda NTB,” pungkasnya. (szr)