Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Akhirnya Diringkus Polisi

Sejumlah petugas kepolisian saat mengamankan YD (bersarung, tengah), pria 37 tahun terduga pelaku pelecehan seksual, di Dusun Jembatan Mee Desa Soriutu, Sabtu (9/2). (Suara NTB/Polres Dompu)

Dompu (Suara NTB) – YD (37) terduga pelaku pelecehan seksual pelajar di Kecamatan Woja, akhirnya diringkus polisi. Pria asal Bolo Baka Desa Bakajaya tersebut diamakan di rumah pamannya, bertempat di Dusun Jembatan Mee Desa Soriutu pada Sabtu, 8 Februari 2020 Pukul 14.00 Wita.

Kapolres Dompu, AKBP. Syarif Hidayat, SH. SIK, melalui Paur Kasubag Humas Aiptu Hujaifah dikonfirmasi Suara NTB menyampaikan, tertangkapnya pelaku pelecehan seksual ini buah pengembangan informasi yang dilakukan polisi terhadap anggota keluarganya. Di mana dalam dua kali pertemuan, mereka bersedia membantu kepolisian mengungkap keberadaan YD. Bahkan sanggup menjemputnya sendiri asalkan tidak dianiaya.

Iklan

Dari proses tersebut, terindikasi YD melarikan diri ke rumah salah seorang keluarganya di Bima. “Saat itu keluarga meminta untuk menjemputnya sendiri dan akan menyerahkan ke Polsek Woja,” ungkapnya.

Saat hendak menuju Bima, tiba-tiba datang kabar dari keluarganya bahwa yang bersangkutan sudah bergerak ke Dompu menggunakan bus Jawa Baru.

Informasi itu lantas ditindaklanjuti Timsus di bawah kendali langsung Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris dengan melakukan pemeriksaan sejumlah kendaraan penumpang di simpang tiga Makodim 1614/Dompu.

“Pukul 11.20 Wita bus Jawa Baru tiba di pertigaan kodim dan langsung digeledah, namun hasilnya nihil. Selain bus Jawa Baru, bus penumpang lain juga diperiksa tetapi hasilnya tetap nihil,” jelasnya.

Kendati upaya tersebut tidak membuahkan hasil, lanjut Hujaifah, upaya pencarian terus dilakukan polisi. Hingga akhirnya lokasi persembunyian YD terungkap. Tepatnya di rumah saudara kandung sang ayah di Dusun Jembatan Mee Desa Soriutu.

Tanpa perlawanan, YD akhirnya ditangkap dan digiring ke Mapolres Dompu, atas dugaan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Mr (16) pelajar Kelas 1 SMAN di Kecamatan Woja pada Kamis, 6 Februari 2020 malam. “Pelaku sudah dibawa ke Polres Dompu untuk diamankan dan diserahkan ke Unit Pidum guna permintaan keterangan,” pungkasnya. (jun)