Tercatat 30 Lebih Rumah Warga Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Aparat TNI/Polri bersama membersihkan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Montong Gading, Senin, 23 November 2020.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB)  – Bencana angin puting beliung yang terjadi di sejumlah desa di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) membuat tempat tinggal masyarakat mengalami kerusakan. Tercatat sekitar 30 unit rumah warga di Kecamatan Sikur dan Montong Gading rusak

Kerusakan rumah warga sebagian besar terdapat di bagian atap akibat angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 15:30 Wita disertai angin dan intensitas hujan yang cukup  tinggi. “Kita dari BPBD sudah cek lokasi dan asesmen dengan melakukan pembersihan material pohon tumbang dan atap bangunan yang roboh,”terang Kabid Kedaruratan dan Urusan Logistik pada BPBD Lotim, Iwan Setiawan, Senin, 23 November 2020.

Pihak dari BPBD Lotim juga sudah mendistribusikan kebutuhan mendesak untuk warga yang terdapat di antaranya, di Desa Kotaraja berupa terpal 20 pcs, selimut 50 pcs, genset 1 unit, masker 400 unit dan paket sandang 3 paket. Bantuan serupa juga diberikan kepada korban angin puting beliung di Desa Pringgajurang Utara Desa Montong Gading.

 “Dari data sementara BPBD Lotim hingga pukul 21:50 wita, kerusakan rumah untuk rusak ringan, 15 unit, rusak sedang 3 unit dan rusak berat 12 unit. Data ini terus berkembang,”terangnya.

Melihat potensi bencana yang dapat terjadi serta berdasarkan SK Bupati Lotim Nomor 188.45/566/BPBD/2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung serta adanya dampak lain pohon tumbang, sembaran petir. Masyarakat diharapkan lebih siap dan waspada terhadap segala potensi bencana yang terjadi. (yon)