Terbanyak Formasi Tenaga Teknis, Pelamar Gugur Seleksi Administrasi Bertambah Jadi 994 Orang

Muhammad Nasir (Suara NTB)

Mataram (Suara NTB) – Pelamar CPNS Pemprov NTB terus berguguran dalam seleksi administrasi. Berdasarkan hasil verifikasi hingga Rabu, 28 Juli 2021 pukul 16.00 Wita, jumlah pelamar yang dinyatakan gugur atau tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi 994 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir mengatakan pelamar yang gugur terbanyak di formasi tenaga teknis sebanyak 769 orang. Sedangkan untuk formasi tenaga kesehatan sebanyak 225 pelamar yang dinyatakan gugur.

Iklan

‘’Kalau ada sanggahan dan memenuhi syarat dinyatakan MS, nanti di atas tanggal 4 Agustus ada ruangnya,’’ ujarnya.

Nasir menyebutkan, jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB sampai penutupan pendaftaran Senin, 26 Juli 2021 pukul 24.00 Wita sebanyak 8.964 orang. Dengan rincian, pelamar untuk formasi tenaga kesehatan sebanyak 3.447 orang dan formasi tenaga teknis 5.517 orang.

Dari jumlah pelamar sebanyak itu, 6.652 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) atau lulus seleksi administrasi. Terdiri dari formasi tenaga kesehatan 2.041 orang dan formasi tenaga teknis 4.611 orang.

Sementara itu, kata Nasir, masih ada 1.318 berkas lamaran yang belum diverifikasi. Dengan rincian, pelamar formasi tenaga kesehatan sebanyak 1.181 orang dan formasi tenaga teknis 137 orang.

‘’Tidak ada lagi penambahan peserta (pelamar, red), kami tinggal verifikasi yang selesai saja sampai dengan tanggal 2 Agustus,’’ terangnya.

Dalam rekrutmen CPNS Pemprov NTB tahun 2021 dibuka lowongan sebanyak 422 formasi. Terdiri dari tenaga kesehatan 271 formasi dan tenaga teknis 151 formasi.

Nasir menambahkan, ada 26 formasi yang kosong pelamar sampai penutupan pendaftaran pada Senin, 26 Juli 2021 pukul 24.00 Wita. Antara lain, satu formasi dokter spesialis anak di RS Manambai dan satu formasi dokter spesialis mata di RS Mata NTB.

Selanjutnya, formasi penata anastesi sebanyak satu formasi di RSUD NTB, tiga formasi perekam medis di RS Manambai, delapan formasi arsiparis di UPTD Balai Kesehatan, Diskop UKM, Dinas LHK, Disnakeswan, RSUD NTB, dan Sekretariat DPRD.

Selain itu, satu formasi perencana untuk penyandang disabilitas di BPKAD NTB, enam formasi arsiparis masing-masing di Biro PBJ, DPMPD Dukcapil,  Dinas Perkim, RS Manambai dan RSUD NTB dan satu formasi arsiparis untuk disabilitas di Badan Penghubung.

Dua formasi penyuluh kehutanan di Dinas LHK, dua formasi polisi kehutanan di Dinas LHK, dan satu formasi pranata SDM untuk penyandang disabilitas di BKD NTB. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional