Terapkan Protokol Kesehatan, Universitas Islam Al-Azhar Mataram Gelar Wisuda Ke-69

Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al Azhar, H. Nanang Samodra saat menyampaikan sambutan pada wisuda ke-69 Unizar.

Giri Menang (Suara NTB) – Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram menggelar wisuda ke-69 Sarjana Strata Satu (S1) tahun akademik 2020/2021 di Hotel Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat pada Kamis, 29 Juli 2021. Acara wisuda itu dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Jumlah wisudawan/wisudawati Unizar sebanyak 134 orang. Namun yang hadir sesuai protokol kesehatan Covid-19 sebanyak 111 orang. Para wisudawan merupakan lulusan Program Studi Teknik Sipil, Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Agribisnis, Ilmu Hukum, Biologi, dan Pendidikan Dokter.

Iklan

Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh Ansyar, MP., dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pimpinan Universitas Islam Al-Azhar beserta seluruh Civitas Akademika serta keluarga besar Universitas Islam Al-Azhar dengan rasa syukur dan bahagia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan, atas kesuksesan yang telah saudara raih setelah menempuh pendidikan di kampus yang kita cintai dan banggakan.

Gubernur NTB, H. Zulklieflimansyah didampingi Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al Azhar, H. Nanang Samodra saat menghadiri dan menyampaikan sambutan di wisuda ke-69 Unizar. (Suara NTB/ist)

 

“Ucapan selamat juga kami sampaikan pada orang tua/wali wisudawan atas keberhasilannya menghantarkan putra-putrinya mencapai keberhasilan dalam menempuh pendidikan tinggi di Universitas Islam Al-Azhar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, wisuda ke-69 Universitas Islam Al-Azhar adalah untuk kedua kalinya dalam sejarah sejak Unizar berdiri melaksanakan wisuda di luar kampus, yang pertama pada bulan Desember 2020 di Hotel Killa Senggigi dan yang kedua saat ini di Hotel Aruna Senggigi. Hal ini karena kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia yang telah berlangsung lebih dari satu tahun bahkan hampir dua tahun.

“Sehingga berbagai hal harus kita sesuaikan. Berdasarkan pertimbangan inilah maka kami dari Pimpinan Universitas dan Panitia Wisuda pada akhirnya menetapkan untuk wisuda pada periode ini masih  dilaksanakan di luar kampus Universitas Islam Al-Azhar yaitu di Hotel Aruna Senggigi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan beberapa prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa padaa tahun 2021. Selain itu, dalam rangka mengimplementasikan Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang telah dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, maka Unizar telah melakukan berbagai langkah di antaranya adalah dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak.

Di awal tahun 2021 ini, Universitas Islam Al-Azhar telah memperoleh akreditasi institusi dengan nilai Baik. “Untuk itu kepada seluruh tim dan Kepala Badan Penjaminan Mutu saya ucapkan terima kasih atas  kerasnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya sehingga proses akreditasi dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Acara wisuda juga diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Wisuda Universitas Islam Al-Azhar ke-69 oleh Wakil Rektor II UNIZAR, Siti Ruqayyah, S.Si., M.Sc.

Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al Azhar, H. Nanang Samodra dalam sambutannya, menyampaikan, pihaknya terus berusaha agar mempercepat kelulusan para mahasiswa dengan tidak menyurutkan kualitas perkuliahan. “Ke depan kami berharap Unizar bisa lebih baik lagi, dan bisa menjadi primadona. Ke depan harapan saya Unizar bisa lebih maju lagi,” ujarnya.

Ia juga menekakankan, Unizar tidak mencetak lulusan yang tidak bisa mencari kerja. Para wisudawan tidak hanya mencari kerjat tapi juga bisa menjadi pemberi kerja,” harapnya.

Nanang menyampaikan beberapa hal terkait aktivitas yayasan yang menaungi Unizar, di antaranya saat ini sebagian dosen masih dalam proses mengajukan jabatan sertifikasi dosen. Pihaknya juga menyekolahkan sembilan orang dosen berpendidikan S2 untuk menempuh pendidikan S3. Sementara dua orang dosen berpendidikan S3 berpotensi menjadi guru besar.

“Jumlah mahasiswa sebanyak 2.381 mahasiswa, dengan diampu 142 orang dosen. Penambahan dosen diharapkan agar disesuaikan dengan kebutuhan, memperioritaskan kompetensi, integritas dan profesionalisme,” ujarnya.

Sarana dan prasaranan bangunan kampus Unizar juga terus berkembang. Selain kegiatan akademik, ada juga kegiatan lain yang mendukung kegiatan akademik di Unizar. “Para sarjana baru, bisa juga bergabung di inkubator bisnis Unizar, yang bisa membantu mengembangkan start up bisnis. Ada juga galeri investasi saham yang dikelola Fakultas Ekonomi. Ini untuk menekankan, lulusan Unizar bukan mencari lapangan kerja, tapi membuat lapangan kerja,” jelas Nanang Samodra.

Kepala LLDikti Wilayah VIII  Bali dan NTB, Prof. Dr. Ir. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., dalam sambutannya secara daring mengatakan, dengan dilaksanakannya wisuda ini di tengah pandemi Covid-19 ini membuktikan civitas akademika Unizar masih bekerja di tengah pandemi, walau dengan cara tidak konvensional. “Saya bangga, saya senang, saya suka. kepada wisudawan, hari ini Snda masuk gerbang baru, jangan cengeng, jangan penakut, jangan cepat menyerah, Snda harus jadi pemenang, Anda bisa jadi orang hebat dan kuat asalkan mau,” sarannya.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulklieflimansyah, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan para wisudawan menapaki satu fase kehidupan yang baru. Wisudawan diminta harus mempersiapkan diri berlari ke garis final atau meraih harapan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan selamat kepada para wisuadawan, jalan indah ke depan terbentang, kita tunggu pengorbanannya ke depan, tidak hanya untuk provinsi kita tercinta, juga kepada bangsa dan dunia. Juga terima kasih kepada civitas akademika dan yayasan,” pungkas gubernur. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional