Terapkan Protokol Kesehatan, MTsN 3 Mataram Gelar UMKP

Suasana ujian madrasah di MTsN 3 Mataram. (Suara NTB/dys)

Mataram (Suara NTB) – MTsN 3 Mataram, melaksanakan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 berbasis Kertas Pensil (UMKP) sejak tanggal 29 Maret – 10 April 2021 mendatang sesuai protokol kesehatan.

Kepala MTsN 3 Mataram H. Suparman, M.Pd.I., menegaskan jumlah siswa MTsN 3 Mataram yang ikut ujian madrasah berbasis kertas pensil sebanyak 212 siswa Kelas IX. Proses pelaksanaan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Iklan

Sebagaimana diketahui bahwa ujian madrasah dilaksanakan setelah pemerintah pada tahun pelajaran 2020/2021 melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan. Diikuti juga oleh Kementerian Agama yang turut memastikan untuk meniadakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun 2021.

Keputusan ini diambil dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran Covid-19. Peniadaan UAMBN tersebut berlaku untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA). Maka salah satu syarat bagi siswa kelas IX untuk dinyatakan lulus tahun ajaran 2020/2021 setelah menyelesaikan program pembalajaran dan memiliki nilai sikap baik adalah mengikuti Ujian Madrasah yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dalam hal ini madrasah.

Ditegaskannya, kegiatan Ujian Madrasah ini salah satu prasyarat lulus di madrasah berdasarkan Surat Edaran yang diterbitkan Dirjen Pendis Kementerian Agama No B.-298/DJ.I/ PP.00/02/2021 tentang Penyelenggaraan Kelulusan dan Kenaikan Kelas Siswa madrasah.

“Ujian Madrasah ini sebagai salah satu prasyarat lulus dari madrasah, karena Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun ajaran 2020/2021 ditiadakan,” jelas Suparman.

Selain ujian madrasah, syarat lainnya agar siswa dinyatakan lulus yaitu menyelesaikan program pembalajaran pada masa Pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester. Serta, memperoleh nilai sikap/ perilaku minimal baik.

Sementara teknis pelaksanaan Ujian Madrasah sebagaimana diungkapkan Waka Kurikulum Sihabuddin, M.Pd selaku ketua panitia pelaksana ujian, bahwa kegiatan ujian madrasah diatur sebanyak 12 ruangan. Setiap ruangan terdiri dari 18 siswa dan satu orang pengawas.

“Ujian dilaksanakan berdasarkan Juknis dan POS Penyelenggaraan UM Tahun Pelajaran 2020/2021, diantarannya sebelum siswa memasuki ruangan terlebih dahulu perlengkapannya seperti alat tulis, kartu peserta ujian dan lain-lain dipriksa oleh pengawas, selain itu tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi dalam ruangan” jelas Sihabuddin.

Terkait waktu, lanjut Sihabuddin, ujian madrasah secara serentak dimulai pukul 08.00 WITA dan berakhir pada pukul 10.00 WITA. Sebelum waktu berakhir bila ada siswa telah selesai mengerjakan soal ujian, mereka diminta untuk tetap berdiam dalam ruangan sambil mengecek kembali soal yang belum dijawab, termasuk mengecek identitas, nomor peserta apakah sudah diisi atau belum.

Untuk diketahui ada 11 mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 terdiri dari rumpun mata pelajaran agama yakni Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, Bahasa Arab. Sedangkan rumpun umum terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, IPA, IPS, dan PPKn. Sementara untuk Seni Budaya, Prakarya dan mulok diadakan secara praktik. (dys)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional