Terapkan Prokes, SMPN 6 Mataram Gelar PAS dengan Empat Sesi

Para siswa SMPN 6 Mataram saat mengikuti Penilaian Akhir Semester (PAS) genap tahun ajaran 2020/2021. SMPN 6 Mataram menerapkan empat sesi dalam satu hari untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SMPN 6 Mataram menggelar Penilaian Akhir Semester (PAS) genap tahun ajaran 2020/2021 dengan empat sesi dalam satu hari. Hal ini dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan cegah penularan Covid-19.

Kepala SMPN 6 Mataram, H. Azizudin pada Kamis, 10 Juni 2021 menyampaikan, pihaknya tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan PAS untuk siswa kelas VII dan VIII. Setiap hari hanya satu mata pelajaran yang diujikan dalam PAS. “Satu mata pelajaran yang diujikan per hari dengan empat sesi di tempat kami SMPN 6 Mataram,” ujar Azizudin.

Iklan

Penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan, mulai dari cek masker, cek suhu tubuh saat kedatangan siswa, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak. Siswa diatur saat duduk di dalam kelas. Pelaksanaan PAS juga secara empat sesi.

Menurut Azizudin, pada pekan ini jadwal PAS untuk soal yang dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan. Sementara pada pekan depan tepatnya pada Senin, 14 Juni 2021 sampai dengan Kamis, 17 Juni 2021 merupakan ujian untuk mata pelajaran yang difasilitasi pembuatan dan penggandaannya oleh Dinas Pendidikan dan dikemas dalam Ulangan Umum Bersama (UUB).

Terkait persiapan siswa, Azizudin mengatakan pihaknya memaksimalkan pembelajaran tatap muka terbatas dengan mengintensifkan pemberian materi-materi yang belum tersampaikan. “Kami mengintensifkan pembelajaran, fokus terhadap kompetensi yang belum dikuasai oleh siswa,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin menyampaikan, dalam rangka penjaminan mutu pendidikan dasar, pihaknya melaksanakan ulangan umum bersama untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Empat mata pelajaran itu disusun dan digandakan oleh Dinas Pendidikan.

Ia juga menjelaskan, materi ulangan umum untuk semua muatan mata pelajaran sesuai kurikulum 2013dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang disederhanakan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Nomor 018/H/KR/2020 tanggal 5 Agustus 2020. Kegiatan UUB/PAS dapat dilaksanakan secara daring dan/atau luring dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19. “Jika dilaksanakan secara luring, setiap ruang ditempati paling banyak 50 persen jumlah siswa di kelas dengan melaksanakan protokol kesehatan,” jelas Syarafudin. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional