Terancam Sanksi, Puluhan Oknum ASN di Lobar Tambah Libur

0
Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan didampingi Kepala BKD Lobar Jamaluddin saat sidak ke Kantor Camat Gerung pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang, Senin, 9 Mei 2022. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Segelintir Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) masih belum puas dengan libur panjang hingga 9 hari. Pasalnya, terdapat puluhan ASN nakal yang menambah libur lebaran. Sanksi pun bakal dijatuhkan terhadap puluhan ASN tersebut.

Senin, 9 Mei 2022, pada hari pertama masuk kerja ASN yang ada di Pemkab Lobar, tingkat kehadiran ASN klaim cukup tinggi mencapai 96 persen lebih pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran sejak hari H-3 sebelum lebaran.

IKLAN

Pihak Pemkab Lobar membentuk tim gabungan untuk melakukan patroli sidak mengawasi tingkat kedisiplinan para ASN yang ada di Kabupaten Lombok Barat. ” Hari pertama masuk kerja, tingkat kehadiran ASN kita lebih dari 96 persen,” kata Jamaludin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Lobar.

Sebelum masuk kerja, terlebih dahulu diawali dengan apel yang dipimpin oleh Sekda Lobar, selanjutnya tim kemudian membagi diri untuk melakukan sidak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Lobar. Hasil dari sidak  ada laporan yang didapatkan ada ASN yang tidak masuk tanpa keterangan  (TK) sebanyak 25 orang atau 1,01 persen dari total jumlah ASN di Lombok Barat.

Jamal merincikan, jumlah ASN yang di sidak yaitu 2.468, jumlah ASN yang hadir 2.382 atau 96,52 persen. Sedangkan jumlah ASN yang tidak hadir tanpa keterangan sebanyak 25 orang, atau dengan persentase 1,01 persen. Selanjutnya ASN yang tidak hadir karena sakit ada 14 orang, dan ASN yang tidak masuk karena cuti 47 orang atau 1,49 persen.

Kalaupun ada ASN yang tidak masuk, itu karena mereka sakit dan sudah ada keterangan sakit dan izinnya. Tim yang sudah dibentuk juga menyisir OPD yang memberikan pelayanan publik, hasil pemantauan di OPD tersebut semua pegawai masuk dan pelayanan kepada masyarakat juga berjalan

Sementara di Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, tingkat kehadiran di Dinas Kesehatan Lombok Barat tinggi, persentase mencapai hampir 100 persen, kecuali ada pegawai yang sakit atau cuti.  “Alhamdulillah pada hari pertama masuk kerja, semua ASN masuk kecuali mereka yang cuti, ” kata Kepala Dinas Kesehatan Lobar Arief Suryawirawan.

Pada hari pertama masuk kerja, dimanfaatkan untuk halal bihalal semua pegawai Dinas Kesehatan, dimanfaatkan untuk saling memanfaatkan memperkuat tali silaturahmi antar sesama ASN di lingkungan Dinas Kesehatan.

Setelah itu, pada hari pertama, Arief meminta kepada para ASN pada saat apel untuk meningkatkan lagi kinerja, agar target kerja dari Dinas Kesehatan bisa terealisasikan.” Target kita, kita sukseskan program pemda dalam waktu dekat (Latsitarda), ” ujarnya.

Tidak lupa, pihaknya juga pada hari pertama masuk kerja, langsung melakukan evaluasi pelayanan kesehatan di Lombok Barat selama libur lebaran. ” Kita evaluasi pelayanan saat libur lebaran untuk semua faskes, ” tegasnya. (her)

IKLAN