Terancam Gugur, Pelamar Positif Covid-19 Wajib Lapor Sehari Sebelum Pelaksanaan SKD CPNS

Muhammad Nasir (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB akan melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 mulai 23 September sampai 19 Oktober mendatang. Bagi pelamar atau peserta SKD yang dinyatakan positif atau reaktif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR/rapid antigen, maka diwajibkan melapor maksimal sehari atau H-1 dari sesi jadwal SKD peserta.

Jika tidak melapor sehari sebelum jadwal SKD peserta bersangkutan, maka terancam gugur atau dinyatakan mengundurkan diri. ‘’Peserta positif atau reaktif Covid-19 harus melapor H-1. Supaya tidak kita merugikan peserta. Begitu keluar hasil swab PCR atau rapid antigen, jika positif harus segera melaporkan ke panitia seleksi daerah,’’ kata Kepala BKD NTB, Drs. Muhammad Nasir dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 10 September 2021.

Iklan

Jika ada pelamar yang positif atau reaktif Covid-19 melapor ke Panitia Seleksi Daerah. Selanjutnya, Panitia Seleksi Daerah CPNS Pemprov NTB akan langsung bersurat ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Supaya peserta tidak dirugikan dan dijadwalkan pada bagian akhir. Kalau tidak melapor, maka dia akan gugur. Karena kita mintanya hasil swab atau rapid H-1,” jelas Nasir.

Pemprov NTB sendiri, kata Nasir berencana akan menggratiskan rapid antigen bagi peserta yang ikut SKD. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dikes) NTB untuk penyiapan alat rapid antigen Entram yang merupakan buatan NTB.

“Kita baru diskusi dengan Dikes, free saja rapid antigennya. Rencana rapid antigen digratiskan supaya tak terlalu berat bagi peserta,” ujarnya.

Nasir mengaku sudah bersurat secara resmi ke Dikes NTB terkait dengan hal ini. Jika disetujui, maka BKD sudah meminta pinjaman satu ruangan di RS Mata NTB sebagai lokasi untuk rapid antigen bagi peserta SKD CPNS Pemprov NTB.

“BPBD sudah pasang tenda di sana.  Begitu ada jawaban surat kita, langsung kita informasikan ke peserta,” tandas Nasir.

Sebagaimana diketahui, Panselnas telah membuat kebijakan yang harus dipatuhi peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK Non Guru tahun 2021. Sebanyak 7.843 peserta SKD CPNS Pemprov NTB wajib menunjukkan hasil swab PCR atau swab antigen negatif Covid-19.

Kebijakan tersebut merujuk rekomendasi Ketua Satgas Covid-19 Nasional mengenai pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2021 yang wajib diaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat.

Di mana, peserta SKD harus melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif atau non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengkuti seleksi CASN tahun 2021. Selain itu, peserta SKD CPNS Pemprov NTB juga diwajibkan menggunakan masker dobel. Yaitu, pertama menggunakan masker 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar.

Kemudian, peserta wajib menjaga jarak (physical distancing) minimal satu meter. Serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen kapasitas ruangan tempat SKD dilakukan.

Jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 7.843 orang. Mereka inilah yang berhak ikut tes SKD pada 23 September sampai 19 Oktober mendatang.

Sedangkan Pemda kabupaten/kota lainnya di NTB yang melaksanakan tes SKD mulai 8 September adalah Lombok Utara dan Lombok Timur. Pelaksanaan SKD CPNS dan seleksi kompetensi PPPK Non Guru Lombok Utara mulai 8 – 17 September, kemudian Lombok Timur 8 – 23 September.

Lombok Barat melaksanakan tes SKD dan seleksi kompetensi PPPK Non Guru lebih awal, yaitu mulai 2 – 13 September. Lombok Tengah mulai 12 – 21 September, Dompu 22 September – 2 Oktober, Bima 24 September – 2 Oktober, Kota Mataram 27 September – 7 Oktober, Sumbawa 29 September – 16 Oktober, Kota Bima 4 – 6 Oktober dan Sumbawa Barat 13 – 17 Oktober.

Lokasi untuk pelaksanaan tes SKD CPNS dan seleksi kompetensi PPPK Non Guru masing-masing Pemda. Untuk Pemprov NTB dilaksanakan di BKD NTB, Sumbawa di SMKN 2 Sumbawa Besar, Kota Mataram di SMKN 3 Mataram, Dompu di SMKN 1 Dompu, Kota Bima di SMPN 1 Kota Bima.

Selanjutnya, Bima di Kampus Vokasi Unram Bima, Sumbawa Barat di BKD KSB, Lombok Barat di UPT BKN Mataram, Lombok Tengah di Aula BKPP Loteng, Lombok Utara di Aula RSUD Tanjung dan Lombok Timur di BKD Lotim. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional