Tender Sembilan Paket Molor, Proyek Fisik Senilai Rp 8,2 Miliar Dibatalkan

Giri Menang (Suara NTB) – Sekda Lombok Barat (Lobar) H. Muh. Taufiq menyoroti lelang paket proyek yang belum rampung, pasalnya hingga memasuki akhir Agustus ini sebanyak 9 paket proyek fisik yang belum dilelang diakibatkan beberapa kendala.

Sekda pun meminta SKPD terkait yang belum menuntaskan lelang agar segera mengambil langkah cepat, sebab jangan sampai ada proyek molor lagi. Selain sembilan paket proyek belum tuntas, sebanyak enam paket proyek senilai Rp 8,2 miliar lebih dibatalkan akibat berbagai hal, salah satunya rasionalisasi anggaran.

Iklan

“Proses lelang yang belum tuntas ini ada sembilan paket, kenapa terlambat sekali sembilan proyek ini baru diproses lelang,” tanya sekda beberapa waktu lalu.

Sekda meminta agar SKPD menghitung betul sisa tender sampai dengan selesai seluruh proyek, sebab APBDP akan disahkan sekitar minggu pertama atau kedua bulan September nanti.  Sebab jangan sampai laporan yang disampaikan ke TAPD tidak sesuai setelah dilakukan pengetokan APBD, sehingga TAPD bisa melakukan penyesuaian belanja di APBDP nanti.

Untuk APBDP, jelas Sekda, hari Senin (hari ini red) bupati akan menyampaikan jawaban lalu selanjutnya pandangan fraksi.  Ia meminta agar proses lelang ini tuntas sebelum APBDP diketok.

Jangan sampai akibat dari kemoloran tender ini berpengaruh terhadap penyelesaian proyek. Kepala SKPD, jelasnya, menyanggupi untuk menyelesaikan sebelum APBDP diketok, sehingga jika tidak selesai maka konsekuensi bakal ditanggung oleh masing-masing kepala dinas. Sebab berkali-kali diingatkan agar mempercepat lelang.

“Tapi kok masih ada yang belum, minggu ini harus selesai jangan sampai terjadi gagal tender, apalagi molor,” tegasnya.

Kabag AP dan ULP setda Lobar, Heri Ramadan menyatakan sembilan proyek ini sedang dalam proses, ditargetkan seminggu ke depan sembilan paket ini selesai kontraknya. Dari sembilan paket ini, jelasnya, hanya satu paket proyek yakni penataan lampu di bundaran GMS belum diumumkan, namun dipastikan selesai pekan ini.

“Minggu ini selesai, sehingga dua minggu ke depan sudah tuntas lelangnya,” janjinya.

Sebelum APBDP diketok, tambahnya, semua paket lelang ini akan selesai. Awalnya ditargetkan bulan ini selesai tender, namun tidak sesuai harapan akibat beberapa kendala.

Ia menambahkan terdapat enam paket proyek yang dibatalkan tahun ini, akibat beberapa kendala, yakni kesiapan lahan, rasionalisasi anggaran dan menghindari dobel proyek dengan BWS. Enam paket proyek yang dibatalkan tersebut tersebar di beberapa SKPD, di antaranya Dinas Dikbud, Dikes, Dinas PU TR, Dispora dan Dinas Pariwisata. (her)