Tenaga Medis Diberikan Kemudahan Miliki Kendaraan Baru

Salah satu unit Toyota Krida yang saat ini banyak diminati. (Suara NTB/bul)

Giri Menang (Suara NTB) – Tenaga medis menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi. Sebagai penghargaan atas kerja – kerja tenaga medis, Toyota memberikan penghargaan khusus, keringanan memiliki kendaraan. Samsuri Prawiro Hakki, Branch Manajer Toyota Krida NTB menyebut, bentuk keringanan yang diberikan adalah pemberian uang muka bisa 20 persen untuk kepemilikan kendaraan baru produk Toyota. Saat pandemi Covid-19 ini, sektor ekonomi bergerak lambat.

Demikian juga dengan perputaran uang yang tersendat. Leasing/finance juga mendapatkan tekanan cukup besar karena besarnya potensi kredit yang tertahan di nasabah karena tak bisa membayar cicilan bulanan. Penyaluran kredit untuk pembelian kendaraan baru dinaikkan. Sampai 40 persen uang muka. “Sebelumnya 20 persen. Karena corona, potensi kredit macetnya ada. Uang muka dinaikkan jadi 40 persen. Tapi tidak untuk tenaga-tenaga medis, bisa tetap 20 persen. sebagai bentuk penghargaan kita atas kerjanya melawan virus corona,” katanya ditemui di kantornya, Kamis, 18 Juni 2020.

Iklan

Samsuri mengatakan, selain keringanan uang muka, bunga cicilan juga diringankan. 3,7 persen pertahun, dari normalnya 4,5 persen pertahun. “Programnya sampai akhir Juni ini, dimulai sejak April. Tapi kita lihat lagi kedepannya seperti apa, apakah berlanjut atau tidak,” jelas Samsuri. Karena wabah corona ini, penjualan kendaraan mengalami penurunan yang signifikan. Dari asosiasi perusahaan otomotif, pada kondisi normal, dalam sebulan penjulan kendaraan roda empat yang baru antara 600 unit sampai 700 unit.

Setelah covid-19, pada Bulan Mei lalu, penjualan dari seluruh perusahaan turun menjadi 280 unit sebulan. Penurunannya cukup besar. Namun penjualan kendaraan roda empat di NTB menurutnya masih lebih baik di banding Bali. Salah satunya yang mendukung penjualan adalah hasil pertanian jagung di Pulau Sumbawa. Jenis kendaraan yang masih laku adalah kendaraan LCGC (low cost and green car) atau kendaraan irit dan ramah lingkungan.

“Kalau bulan lalu di kami hanya jual 5 unit sebulan. Sekarang sudah naik penjualan sampai 12 unit. LCGC Calya dan Agya paling banyak dicari,” demikian Samsuri. Toyota Krida NTB juga memberlakukan kenormalan baru. Aktivitas dilaksanakan seperti biasa. Dengan tetap tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Penggunaan masker, cuci tangan, handsanitizer dan menjaga jarak. Kendaraan kendaraan yang melakukan service juga diberikan bonus tambahan, disinfektan interior untuk mengurangi potensi penularan Covid-19. (bul)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional