Temuan Panwascam, Anak Umur Tujuh Tahun Masuk Jadi Pemilih

0
Ilustrasi Pelaksanaan Pilkada. (Sumber : Herworld.co.id)

Praya (Suara NTB) -Seorang anak berumur tujuh tahun bernama Ikbal Yade Zulpabian, asal Desa Mangkung Kecamatan Praya ditemukan masuk tercatat sebagai salah satu pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah (Loteng) mendatang. Hal ini didasari hasil penelusuran yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Praya Barat terhadap hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) setempat.

Dalam form A.A KWK, Ikbal tercatat sebagai pemilih di TPS 023 Dusun Mangkung Daye, Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat. Hasil tersebut pun sudah disampaikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dilakukan perbaikan. Termasuk juga sudah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Loteng.

IKLAN

“Jadi setelah dilakukan Coklit oleh PPDP, kita melakukan pemeriksaan di bawah. Ternyata ada ditemukan anak tujuh tahun yang masuk dalam daftar pemilih,” ungkap Ketua Panwascam Praya Barat, Badarudin, S.H., saat dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 1 September 2020.

Selain temuan pemilih di bawah umur, pihaknya juga menemukan ada puluhan kepala keluarga (KK) yang belum dilakukan Coklit oleh PPDP. Namun setelah disampaikan kepada PPK, ternyata PPK mengatakan kalau KK tersebut sudah dilakukan Coklit. Tapi demikian, pihaknya tetap merekomendasi supaya dilakukan perbaikan atas KK yang belum dilakukan Coklit tersebut.

“Pertama kita temukan ada sekitar 32 KK yang belum dicoklit. Namun setelah turun untuk kedua kalinya, jumlah temuan KK yang belum dicoklit lebih banyak lebih dari 90 KK,” imbuhnya. Sehingga pihaknya menduga proses Coklit dilakukan asal-asalan dan mengejar target waktu saja, tanpa mempertimbangkan hasil.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Loteng, L. Fauzan Hadi, membenarkan temuan tersebut. Pihaknya pun sudah mendapat laporan dan meminta segera ditindaklanjuti sesuai tahapan yang ada. “Betul, itu terjadi di lapangan. Kami pun sudah minta Panwascam untuk memproses di tingkat kecamatan,” jawabnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait temuan tersebut, Ketua KPU Loteng, L. Darmawan, mengaku akan mengecek kembali temuan tersebut. Baru kemudian mengambil tindakan. “Nanti kita cek lagi infomasinya,” jawabnya singkat. (kir)