Tempat Usaha di Kota Bima Diimbau Perketat Protokol Covid-19

H. Muhammad Lutfi.(Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 007/223/VI/2020 tentang himbauan pemilik usaha untuk memperketat protokol kesehatan covid-19 di tempat usaha masing-masing.

SE yang dikeluarkan tertanggal 18 Juni 2020 itu secara otomatis mencabut SE Walikota Bima sebelumnya nomor: 007/200/VI/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang mewajibkan persyaratan operasional protokol covid-19.

Iklan

Persyaratannya selain wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Pemilik usaha juga wajib menyampaikan hasil tes cepat (rapid test) semua petugas dan pengelola kegiatan usaha.

“Dengan berlakunya SE hari ini maka SE sebelumnya otomatis dicabut,” kata Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE, Kamis, 18 Juni 2020.

Dengan adanya SE yang terbaru, Ia menghimbau semua pemilik tempat usaha perdagangan, pemilik fasilitas kesehatan atau usaha lainnya untuk memperperketat protokol kesehatan Covid-19.

“Tempat usaha yang mulai melakukan aktivitas kita untuk memperketat protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut Lutfi menjelaskan, himbauan tersebut dibuat dengan memperhatikan kondisi penyebaran virus Covid-19 di Kota Bima yang hingga saat lebih cenderung terkendali dan tidak warga Kota Bima yang terpapar corona.

“Meski Kota Bima zona hijau, para pemilik usaha agar melaksanakan aktivitas perkantoran dan usaha tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat terhadap karyawan dan pelanggan,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya tersebut pemulihan aktivitas perdagangan menuju kehidupan New Normal di Kota Bima dapat terlaksana dengan baik dengan tetap mengedEpankan protokol kesehatan yang ketat. (uki)